Breaking News:

Berita Purbalingga

195 Ribu Warganya Menyalahgunakan Narkoba, Jateng Duduki Peringkat 4 di Indonesia Kasus Narkoba

Kepala BNNP Jawa Tengah Brigjend Pol Benny Gunawan mengatakan, angka ini menempatkan Jateng di urutan keempat terbesar di antara provinsi lain.

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa/Dok BNNP Jateng
Kepala BNNP Jawa Tengah Brigjend Pol Benny Gunawan memaparkan data penyalahgunaan narkoba di Purbalingga pada Rapat Kerja Pemberdayaan Antinarkoba pada Instansi Pemerintah, di obyek wisata Pancuran Mas Purbayasa, Padamara, Kamis (23/7/2020) . 

Laporan Wartawan Tribun Banyumas Rahdyan Trijoko Pamungkas

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah mengungkapkan, 1,3 persen dari 32 juta jiwa warga Jateng, atau sekitar 195 ribu jiwa, melakukan penyalahgunaan narkoba.

Kepala BNNP Jawa Tengah Brigjend Pol Benny Gunawan mengatakan, angka ini menempatkan Jateng di urutan keempat terbesar di antara provinsi lain di Indonesia terkait penyalahgunaan narkoba.

Hal ini disampaikan Benny dalam Rapat Kerja Pemberdayaan Antinarkoba pada Instansi Pemerintah, di obyek wisata Pancuran Mas Purbayasa, Padamara, Purbalingga, Kamis (23/7/2020).

Benny pun berharap, angka penyalahgunaan narkoba ini bisa turun. Satu di antaranya, lewat sosialisasi P4GN yang mengajak generasi muda menjauhi narkoba dan menjalani hidup sehat.

"Kita harus menurunkan angka penyalahgunaan narkona di Jawa Tengah ini, khususnya pada kalangan anak muda, sehingga generasi muda kita akan terselamatkan dari narkoba," tuturnya kepada peserta.

BNNP Jateng: Pengguna Tembakau Gorilla Terbanyak di Purbalingga Anak Muda Perpenghasilan Besar

Sementara, itu Kepala BNNK Purbalingga Sudirman menuturkan, BNNK Purbalingga bersama pemkab setempat, sedang merancang peraturan daerah (perda) tentang pencegahan dan pemberantasan peredaran narkoba.

Namun, pandemi Covid-19 membuat pembahasan terhenti hingga waktu yang belum ditentukan.

"Kami juga sedang menunggu perda serupa dari provinsi sehingga kami membahasnya nanti nginduk saja dari provinsi,” tuturnya.

Asisten Pemerintahan dan Sekda Purbalingga R Imam Wahyudi mengatakan, raperda tentang narkoba menjadi prioritas pemkab dalam pembahasan dengan DPRD.

Tak hanya perda, Pemkab Purbalingga juga telah mengadakan sosialisasi P4GN ke 18 Kecamatan dan selesai sebelum pandemi pada bulan Maret lalu.

"Sosialisasi P4GN kebetulan kami sudah lakukan di 18 Kecamatan sebelum status pandemi diumumkan," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved