Kamis, 16 April 2026

Berita Cilacap

Diresmikan Luhut, Kini TPS di Cilacap Ini Bisa Olah 28.000 Ton Per Hari

Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meresmikan RDF di TPS Terpadu Cilacap yang bisa mengubah sampah menjadi energi.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Ist
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B Pandjaitan meresmikan fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Desa Tritih Lor, Kabupaten Cilacap, pada Selasa (21/7/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, meresmikan fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Desa Tritih Lor, Kabupaten Cilacap, pada Selasa (21/7/2020).

Acara peresmian disiarkan secara langsung melalui aplikasi Zoom dan Youtube.

Acara juga dihadiri Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, dan pejabat dari sejumlah kementerian.

Dalam sambutannya, Luhut mengatakan akan membuat RDF di sejumlah daerah.

"Kita sepakat mau copy ini saja. Jadi ini, 28.000 ton sampah per hari bisa kita selesaikan," katanya melalui siaran zoom, Selasa (21/7/2020).

Menurutnya, nanti, Badan Pengkajian Penerapan Teknologi (BPPT) akan terlibat sehingga semua peralatan di RDF buatan dalam negeri atau buatan anak bangsa.

Pihaknya akan menjelaskan terkait RDF kepada Presiden Joko Widodo dan mengusulkan dalam rapat internal.

Luhut mengatakan, biaya pembuatan RDF berkisar Rp 70 miliar hingga Rp 80 miliar per unit.

Jika nantinya dari BPPT ikut terlibat, Luhut memperkirakan, biaya tersebut bisa lebih murah.

Sehingga, mesin serupa bisa dibuat di berbagai kota dengan produksi sampah di 200 ton ke bawah.

Menurut Luhut, RDF merupakan langkah hebat dan diharapkan bisa dimasukkan sebagai program 2020 atau paling lambat 2021 dan dibuat di beberapa daerah.

"Presiden menekankan, semua yang bisa dibuat di dalam negeri, kita buat di dalam negeri. Itulah yang kita sebut new normal," tambahnya.

Luhut menegaskan, Presiden Jokowi berulang kali mengingatkan terkait masalah sampah yang belum terselesaikan.

"Sekarang, RDF yang kita lihat ini, adalah wujud konkret. Banyak sekali kota-kota di Indonesia yang sampahnya 200 ton ke bawah dan dekat pabrik semen, itu bisa dimanfaatkan," katanya.

Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, ada 34 kota yang segera membangun RDF untuk mengatasi permasalahan sampah.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved