Minggu, 19 April 2026

Berita Brebes

Bupati Brebes Minta Maaf, Disemprot Ganjar dan Jadi Sorotan Gara-gara Gowes Massal dan Dangdutan

Bupati Brebes Minta Maaf, Disemprot Ganjar dan Jadi Sorotan Gara-gara Gowes Massal dan Dangdutan

Istimewa
Bupati Brebes, Idza Priyanti (kedua kiri), saat bernyanyi di atas panggung menghibur peserta gowes massal di Tonjong, Brebes. Keikutsertaan Bupati dalam gowes massal yang mengabaikan protokol Covid-19 ini mendapat respon negatif dari berbagai kalangan. Termasuk menuai 'semprotan' dari Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo. Pada akhirnya, Bupati meminta maaf. 

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, mendapat laporan bahwa Bupati Brebes, Idza Priyanti, mengikuti acara gowes massal tanpa memperhatikan protokol kesehatan, di antaranya bermasker dan jaga jarak.

Kegiatan gowes massal tersebut dilaksanakan di Kecamatan Tonjong pada Minggu (12/7/2020) kemarin.

Ganjar pun langsung menegur Bupati dan Wakil Bupati Brebes melalui pesan singkat WhatsApp terkait acara yang dihadiri ribuan orang tersebut.

"Barusan saya dilapori teman-teman di Brebes, ada masyarakat ada dari kades yang lapor saya."

"Saya lihat berita dan videonya. Itu berbahaya. Langsung WA Bupati dan Wakil-nya," kata Ganjar dalam keterangan tertulis, Minggu (12/7/2020).

Ganjar pun meminta Bupati Brebes untuk tidak menggelar acara massal dulu.

Sebab, kondisi yang terjadi hari ini masih fluktuatif.

"Ini kan di Jawa masih berkembang (Covid-19). Hampir semua titik, di Jateng, Jabar, Jatim, dan DIY juga masih terjadi. Maka, ayo kita punya sense soal itu," imbuhnya.

Ganjar meminta Bupati Brebes menghentikan semua acara yang menimbulkan kerumunan massa.

Dia justru memerintahkan Bupati Brebes untuk memperbanyak aktivitas pengecekan massal, baik rapid test massal maupun PCR.

"Testing-testing massal ini sebenarnya aktivitas yang didorong. Saya minta coba lakukan tes masif dulu di seluruh wilayah Brebes agar mengetahui petanya seperti apa. Menurut saya, itu jauh lebih baik," tegasnya.

Apabila Brebes sudah melakukan tes masif seperti Kota Semarang, maka akan diketahui bagaimana kondisinya.

"Kalau mau ada event, ya dipilih mana yang hijau, kecamatan mana, desa mana, yang boleh ikut siapa, protokol kesehatannya seperti apa."

"Untuk mengetahui mana-mana daerah merah, kuning, hijau itu hanya bisa ketahuan kalau sudah dilakukan tes massal," tutupnya.

Sebelumnya, Bupati Brebes Idza Priyanti menghadiri acara gowes bersama di Kecamatan Tonjong.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved