Berita Banyumas
Wisata Hutan Pinus Limpakuwus Sudah Dibuka, Tapi Maaf Cuma Warga Banyumas yang Boleh Masuk
Selain ada pembatasan jumlah pengunjung, ternyata hanya warga ber-KTP Kabupaten Banyumas diperbolehkan berkunjung dan diprioritaskan berwisata.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Setelah ditutup selama sekira tiga bulan, objek wisata di Kabupaten Banyumas secara bertahap mulai dibuka kembali.
Selain ada pembatasan jumlah pengunjung, ternyata hanya warga ber-KTP Kabupaten Banyumas diperbolehkan berkunjung dan diprioritaskan untuk meluapkan kekangenan berwisata.
Hal itu dilakukan untuk melindungi pengunjung, pengelola dengan tetap membatasi jumlah wisatawan yang masuk.
• Bupati Banyumas: Jangan Perempuan Saja yang Jadi Objek, Pria Juga Harus Mau KB
• Vonetta Awalnya Minder Ikuti Lomba Lukis Poster, Siswi SDN 1 Kebanggan Banyumas Ini Raih Juara 1
• Tes Swab Massal Sudah Dimulai, Setiap Hari 200 Sampel Secara Acak di Banyumas
• Setiap Malam Sabtu dan Minggu, Tim Gabungan Razia Warga Tak Patuh Protokol Kesehatan di Banyumas
Meskipun memang minat warga yang ingin berwisata cukup banyak, namun hal itu untuk
kebaikan bersama.
Oleh karena itu, pihak pengelola wisata perlu menerapkan protokol kesehatan secara ketat untuk mencegah penularan Covid-19.
Ada tiga lokasi wisata yang diberi izin sejak pekan lalu, yaitu wisata alam Baturaden, offroad Baturaden, dan Hutan Pinus Limpakuwus Sumbang.
Junior Manajer Bisnis Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Timur, Sugito mengatakan, luas hutan pinus ada sekira 10 hektare.
Hutan Pinus Limpakuwus dibuka sejak akhir pekan lalu dengan jumlah pengunjung yang diizinkan, masuk sekadar 300 orang per hari.
Dengan pengaturan jumlah kuota maka dipastikan tidak akan terjadi kerumunan.
"Sebelum pandemi Covid-19, setiap akhir pekan, Hutan Pinus Limpakuwus dikunjungi sekira 3.000 wisatawan per hari," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (1/7/2020).
Selain jumlah pengunjung dibatasi, protokol kesehatan juga diterapkan secara ketat.
Petugas wajib melakukan pemeriksaan suhu tubuh, wajib mengenakan masker, dan mencuci tangan sebelum memasuki kawasan wisata.
Tujuan utamanya tentunya adalah melindungi wisatawan dari penularan Covid-19 namun tetap menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar hutan.
Pengelola Wisata Mulai Ajukan Izin
Sebelumnya telah diinformasikan Tribunbanyumas.com, memasuki masa New Normal sejumlah objek wisata di Banyumas mengajukan izin operasional.
Kepala Dinporabudpar Kabupaten Banyumas, Asis Kusumandani mengatakan, pengelola objek wisata swasta diminta mengajukan izin operasional kepada Pemkab Banyumas.
Setelah itu, tim gabungan dan Gugus Tugas Pariwisata akan melakukan verifikasi sebelum mendapatkan rekomendasi dibuka kembali.
Ada lima objek wisata di Kabupaten Banyumas yang akan melayangkan surat izin untuk dibuka.
Kelima objek wisata itu adalah Andhang Pangrenan, Bale Kemambang, Objek Wisata Pemandian Kalibacin, Monumen Jenderal Sudirman, dan Museum Wayang Banyumas.
Kepala UPT Purwomas, Tri Wardono mengatakan, kelima objek wisata yang dikelola pihaknya sudah mempersiapkan SOP untuk dibuka dan sesuai protokol kesehatan Covid-19.
"Kami baru mempersiapkan SOP, lalu kami akan buat surat izinnya," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Minggu (28/6/2020).
Wardono menambahkan, jika masih ada hal-hal yang harus dipersiapkan sebelum membuka tempat wisata.
Seperti tempat cuci tangan, disinfektan, alat pengukur suhu tubuh, alat pelindung diri pengunjung dan karyawan.
Sebab sebelum membuka tempat wisata tersebut ada surat perjanjian yang harus disetujui pihak tempat wisata.
Pihaknya mengaku harus sangat hati-hati saat akan membukanya.
"Harus sangat hati-hati karena perjanjiannya jika setelah dibuka lalu terjadi klaster Covid-19, ya harus bersedia ditutup kembali," tandasnya. (Permata Putra Sejati)
• Ini Panduan Lengkap Protokol Penyelenggaraan Salat Iduladha, Termasuk Saat Sembelih Hewan Kurban
• Ini Panduan Cara Klaim Token Listrik Gratis Juli 2020, Silakan Dicoba
• Perpres Nomor 64 Tahun 2020 Mulai Diterapkan, Ini Besaran Iuran BPJS Kesehatan yang Terbaru
• Setop Tipu Lewat Telepon! Google Bakal Mencegahnya Gunakan Fitur Ini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/new-normal-wisata-banyumas-1.jpg)