Breaking News:

Berita Kesehatan

Dinkes Jateng: TBC Lebih Mematikan Dibandingkan Virus Corona, Berikut Ini Bukti Datanya

Dinkes Provinsi Jawa Tengah menyebut penyakit Tuberculosis (TBC) lebih mematikan dari virus corona (Covid-19).

TRIBUN BANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Kepala Dinkes Jateng, Yulianto Prabowo. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SALATIGA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah menyebut penyakit Tuberculosis (TBC) lebih mematikan dari virus corona (Covid-19).

Atas hal itu, masyarakat diminta tidak terlalu panik menghadapi penerapan new normal di tengah pandemi Covid-19.

Kepala Dinkes Jateng, Yulianto Prabowo mengatakan, dari tingkat risiko orang tertular TBC kematian di angka 60 persen.

Sedangkan virus corona hanya berkisar 3-5 persen.

Pasutri Tenaga Medis Asal Salatiga Positif Covid-19, Siti Zuraidah: Keduanya Kerja di Semarang

Diusulkan Bernama Bung Karno, Penghubung Jalan Gerilya dan Jalan Soedirman Purwokerto

Bulan Ini Sudah Ada 21 Kasus DBD di Kota Salatiga, Gejala Awal Nyaris Serupa Pasien Covid-19

Buruh di Lima Perusahaan Mulai Bekerja Lagi, Awalnya Mereka Dirumahkan di Salatiga

"Tapi memang negara-negara berkembang ini, kasusnya cenderung tinggi."

"Indonesia menduduki peringkat kedua setelah India."

"Faktor lain karena jumlah penduduknya sangat tinggi," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, di Pendowo Pakuwon Setda Kota Salatiga, Jumat (26/6/2020).

Menurut Yulianto, akibat menderita penyakit TBC jumlah orang meninggal juga lebih banyak.

Selain TBC, HIV-AIDS penderitanya juga tinggi.

Hanya saja penderita itu harus terus dicari dan baru kemudian diobati.

Halaman
12
Penulis: M Nafiul Haris
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved