Kamis, 23 April 2026

Berita Video

Video Kakek Makhmudi 30 Tahun Menabung Ongkos Haji

Kabar dari pemerintah soal pembatalan pemberangkatan haji tahun ini membuat seorang jemaah haji asal Purbalingga Makhmudi (68) hanya bisa pasrah.

TRIBUNBANYUMAS.COM,PURBALINGGA - Berikut ini video Kakek Makhmudi 30 tahun menabung ongkos haji

Kabar dari pemerintah soal pembatalan pemberangkatan haji tahun ini membuat seorang jemaah haji asal Purbalingga Makhmudi (68) hanya bisa pasrah.

Padahal ia sudah menunggu kesempatan ini sejak tahun 1990 atau 30 tahun lalu.

Makhmudi merupakan seorang penderes kelapa asal Desa langkap RT 3 RW 2 Kecamatan Kertanegara, Purbalingga

Butuh waktu puluhan tahun baginya agar bisa mengumpulkan uang untuk membayar pemberangkatan haji.

Pria kelahiran 22 Mei 1952 rencanya diberangkatkan tahun 2020.

Dirinya juga telah melunasi pemberangkatan haji.

"Saya mendaftar haji dari tahun 2011. Tapi saya menabung untuk mendaftar haji dari tahun 1990," tutur dia, Sabtu (20/6/2020).

Dirinya menabung hasil penjualan gula dari Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu.

"Dulu saya penderes dan membuat gula. Akhirnya saya jadi pembeli gula. Saya nabung Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu kalau ada," jelasnya.

Makhmudi mengatakan saat kelima anaknya mentas, istrinya mengajaknya menabung untuk mendaftar haji.

Akhirnya tahun 2011 akhir uang sudah terkumpul Rp 50.200.000 saya daftar haji sekalian istri.

Namun belum sampai terlaksana naik haji, tahun 2014 istrinya telah meninggal dunia.

"Uang yang terkumpul Rp 50.200.000. Waktu itu untuk beli kursi haji satu orang Rp 25.100.000. Jadi sekarang saya punya dua kursi, " jelasnya.

Dia mengatakan awalnya Kementerian Agama (Kemenag) merencanakan berangkat haji tahun 2019 dan tidak jadi.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved