Update Virus Corona Semarang
Penularan Virus Corona di Semarang Terus Meningkat, Pedurungan Miliki Kasus Terbanyak
Update virus corona di Kota Semarang selama tiga hari terakhir sejak Selasa 16 Juni hingga Kamis 18 Juni 2020 terus mengalami peningkatan.
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Update virus corona di Kota Semarang selama tiga hari terakhir sejak Selasa 16 Juni hingga Kamis 18 Juni 2020 terus mengalami peningkatan.
Dari data yang dilansir Tribun Banyumas dari akun instagram @dkksemarang pada Selasa 16 Juni ada 234 pasien positif yang masih ditangani di Wilayah Kota Semarang.
Hari Berikutnya jumlah itu bertambah 32 orang sehingga total ada 266 orang yang dirawat.
Terakhir pada hari Kamis 18 Juni 2020 hingga pukul 16.00 jumlahnya kembali bertambah 17 orang sehingga total ada 283 orang.
• Video Gol Cepat Sentuhan Pertama Asensio Setelah Setahun Cedera Buat Eks Kiper Barcelona Merana
• Polisi Menduga Pocong Berisi Bangkai Ayam dan Foto Wanita di Kudus Ada Kaitannya Dengan Ilmu Hitam
• Gol Sentuhan Pertama Marco Asensio Setelah 330 Hari Cedera Bawa Real Madrid Tempel Barcelona
• Pakar Digital Forensik Yakin Database Anggota Polri Telah Dibobol: Minimal di Dua Polda
Akun @dkksemarang juga menggambarkan sebaran kasus Covid-19 melalui sebuah peta.
Dalam gambaran tersebut terlihat Kecamatan Pedurungan memiliki jumlah kasus terbanyak hingga 35 orang terinfeksi.
Disusul dengan Tembalang dengan 25 kasus dan Genuk 22 kasus.
Di level Kelurahan, Tlogosari Kulon menjadi daerah yang penduduknya paling banyak menderita Covid-19 dengan 11 kasus.
Ruang Karantina Positif Covid-19 di Rumah Dinas Wali Kota Semarang Penuh
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, mengatakan, pasien saat ini diarahkan untuk karantina di Balai Diklat Kota Semarang.
"Update hari ini di rumah dinas ada dua ruangan, yang di aula sudah penuh, 95 kamar."
"Sebagian hari ini kami geser ke Diklat. Ada 28 orang yang disana karena positif Covid-19," kata Hendi, sapaan akrabnya, Rabu (17/6/2020).
Meski ruang karantina rumah dinas wali kota saat ini penuh, Hendi memastikan, rumah sakit di Kota Semarang masih mampu menampung pasien positif Covid-19.
Kapasitas rumah sakit di Kota Semarang rata-rata masih 50 hingga 60 persen.
"Masih ada kemampuan. Di RS masih rata-rata 50-60 persen dari kapasitas."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/ilustrasi-virus-corona_19.jpg)