Berita Nasional
Penjelasan Pemerintah Soal Hilangnya Data Jumlah Orang yang Dites Covid-19
Laman resmi covid19.go.id, pada Kamis (11/6/2020) petang sempat tidak menampilkan data jumlah orang yang telah dites Covid-19 di Indonesia.
Meskipun demikian, apabila melihat data pada worldometers, pada kolom jumlah tes, angka yang tertera adalah jumlah spesimen yang diperiksa (saat ini 463.620).
Sementara jumlah orang yang dites sejauh ini berjumlah 294.671 orang.
Dua hari berturut di atas seribu Dalam dua hari sebelumya, Selasa (9/6/2020) dan Rabu (10/6/2020) Indonesia secara berturut-turut mencatat angka tertinggi penambahan kasus Covid-19 dalam waktu 24 jam.
Pada Selasa, ada 1.043 kasus baru Covid-19.
• Utang Jatuh Tempo yang Masuk Kategori Gagal Bayar BPJS Kesehatan ke RS Capai Rp 6,5 Triliun
• Calon Wakil Wali Kota Surabaya Sebut Covid-19 Konspirasi Pemerintah untuk Hamburkan Kas Negara
• Prakiraan Cuaca Slawi Kabupaten Tegal Hari Ini, Jumat (12/6/2020)
• Kunci Sukses Riau Catatkan Angka Kesembuhan Covid-19 Hingga 89,17 Persen, Tertinggi di Indonesia
Jumlah kasus baru ini merupakan yang pertama kalinya menembus angka lebih dari 1.000 kasus dalam sehari.
Kemudian, pada Rabu tercatat penambahan 1.241 kasus baru Covid-19 dalam waktu 24 jam.
Adapun dua kali penambahan kasus positif yang tertinggi ini terhitung sejak kasus pertama Covid-19 di Indonesia diumumkan pada 2 Maret 2020.
Melansir Kompas.com (11/6/2020), menurut Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto, ada faktor tracing contact yang lebih masif yang menyebabkan jumlah penambahan kasus baru Covid-19 mencatat rekor tertinggi. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Data Jumlah Orang yang Dites Covid-19 Sempat "Hilang", Ini Penjelasan Kemenkes",