Berita Regional

Mbah Sukir, Spesialis Pencarian Korban Tenggelam, Bisa Menyelam 4 Menit Tanpa Alat Bantu

Seorang kakek mencuri perhatian saat proses pencarian seorang siswa SMP yang tenggelam di Sungai Bengawan Madiun, Rabu (10/6/2020) sore.

Editor: Rival Almanaf
Kompas.com
Inilah Mbah Sukir, kakek spesialis pencari korban tenggelam di sungai dan telaga asal Kota Madiun (KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWI) 

Bila kondisi kesehatannya prima, Mbah Sukir mampu menyelam selama empat menit tanpa alat bantu pernapasan.

Namun, bila konsentrasinya hilang ia hanya bisa menyelam selama satu menit.

Cara Menghemat Tagihan Listrik, Saat Biaya di Rumah Mu Membengkak

Ganjar Ungkap Penyebab Meningkatnya Kasus Covid-19 di Jateng Pasca Lebaran

Positif Covid-19 4 Tahanan Polres Kabur Saat Dirawat di RS Bhayangkara

Hujan di Sebagian Wilayah Tegal Raya, Simak Prakiraan Cuaca Hari Ini, Kamis 11 Juni 2020

Mbah Sukir juga menggunakan naluri dan indra penciumannya saat mencari lokasi jasad korban tenggelam.

Biasanya bila menemukan lokasi, kakek itu mencium aroma tidak sedap.

Dalam kondisi mendesak, Mbah Sukir menggunakan peralatan selamnya. Hanya saja saat membantu mencari korban tenggelam di Sungai Bengawan Madiun, Mbah Sukir tak membawa peralatan.

“Kebetulan peralatan selam saya dipinjam, dibawa ke Malang. Jadi tadi saya menyelam tanpa alat lengkap hingga membuat telinga saya sakit,” ucap Sukir. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cerita Mbah Sukir, Spesialis Pencari Orang Tenggelam di Sungai hingga Laut", 

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved