Virus Corona Semarang

Cara Sederhana Cegah Corona Menurut Direktur RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang

Bahkan, pada Selasa (9/6/2020) sore, jumlah kasus corona di Jawa Tengah saat ini ada di angka 1.747 kasus. Di mana, 669 di antaranya dirawat.

Shutterstock
Ilustrasi virus corona. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Angka kasus Covid-19 di Jawa Tengah masih cukup tinggi.

Bahkan, pada Selasa (9/6/2020) sore, jumlah kasus corona di Jawa Tengah saat ini ada di angka 1.747 kasus. Di mana, 669 di antaranya dirawat.

Di Kota Semarang, menurut data yang terhimpun hingga sejauh ini, juga mencatatkan tingginya jumlah pasien covid-19 yang menyentuh angka 230 positif corona.

Mengantisipasi hal itu, direktur rumah sakit KRMT Wongsonegoro, Susi Herawati memiliki tips kepada masyarakat agar tidak terpapar virus yang sempat membuat perekonomian Indonesia anjlok tersebut.

Dampak Virus Corona, Jumlah Warga Miskin di Salatiga Bertambah 1.906 Orang

Edarkan Sabu Bersama, Pasutri Kumpulkan Uang Rp 46 Miliar

Mobil Pos Giro yang Membawa Bantuan Sosial Rp 840 Juta Untuk Para Terdampak Virus Corona Terbakar

Positif Covid-19 di Kendal Bertambah 6 Orang, Berasal dari Klaster Pasar Mangkang dan Pasar Kobong

Menurutnya, tingkat penyebaran virus ini sangat rentan kepada siapapun, dan berbeda dibanding virus-virus lain yang pernah ada sebelumnya.

"Karena kontak penularannya juga dari manusia ke manusia."

"Maka dari itu, kami minta masyarakat untuk patuh."

"Yang pertama harus pakai masker, kemudian harus sering cuci tangan, jika bepergian pulangnya harus segera mandi dan jangan menyentuh apapun."

"Bajunya juga harus segera di cuci. Lalu makan yang cukup, istirahat, minum vitamin C dan E. Jangan lupa social distancing, menjaga jarak," katanya kepada Tribunbanyumas.com.

"Dan kalau bisa makan di rumah, karena jika di rumah kita tau apa yang harus dilakukan," tambahnya.

Menyoal pencegahan corona, hal senada juga disampaikan wakil walikota Semarang yang juga ketua gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kota Semarang menghimbau agar masyarakat taat pada aturan.

"Kami mengajak masyarakat Kota Semarang untuk selalu disiplin dan mematuhi serta menjalankan protokol kesehatan secara terus menerus supaya pandemi ini segera berakhir karena kunci utamanya adalah seperti itu."

"Harapannya kedepan badai ini bisa segera berakhir, dan kehidupan kembali normal," kata wanita yang juga akrab disapa Mbak Ita ini.

Video Gereja-gereja di Banyumas Bersiap Jalankan New Normal

Kasus Narkoba Jateng Meningkat di Tengah Wabah Virus Corona

Warga Bawa Paku Sendiri untuk Alat Coblos Jadi Alternatif saat Pilkada di Jateng di Tengah Pandemi

Gereja-gereja di Banyumas Bersiap New Normal, Penyemprotan Disinfektan Setiap Dua Hari Sekali

Adapun sejauh ini, pihak Gugus Tugas Percepatan Penaganan Covid-19 Kota Semarang terus melakulan screening test di sejumlah tempat-tempat umum secara masif.

"Kami juga tetap menjalankan tracing ke kontak erat pasien yang terkonfirmaai positif corona."

"Maka sekarang tidak mengherankan data pasien confirm covid-19 beranjak naik."

"Namun demikian pemkot memang sesegera mungkin untuk mencari sumber-sumber infeksi yang dapat menularkan ke berbagai wilayah di Kota Semarang," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved