Berita Regional
Terus Menghindar saat Malam Pertama, Ternyata Kondisi Pengantin Perempuan Bikin Tercengang
Terus Menghindar saat Malam Pertama, Ternyata Kondisi Pengantin Perempuan Bikin Tercengang
Merasa aneh dengan istrinya itu, Muh akhirnya mencari asal usul istrinya. Selanjutnya, Muh mendapat informasi dari kepala rukun tetangga bahwa Mit yang sudah sah menjadi istrinya adalah seorang laki-laki.
TRIBUNBANYUMAS.COM, LOMBOK BARAT - Pasangan pengantian baru, biasanya berasyik masyuk memadu kasih saat malam pertama.
Namun, tidak demikian dengan pasangan pengantin baru di Lombok Barat, Nusa Tenggaran Barat (NTB) ini.
Saat malam pertama, pengantin perempuan selalu menghindar saat diajak berhubungan badan. Setelah diketahui, penyebabnya bikin tercengang pihak pengantin pria.
Betapa tidak, belakangan diketahui, bahwa mempelai wanita ternyata adalah seorang laki-laki.
• Cara Mudah Cek Kepesertaan Bansos Covid-19 Melalui Aplikasi, Simak Petunjuk Berikut Ini
• Jadwal Acara TV Hari Ini Senin 8 Juni 2020: Trans TV, Trans 7, SCTV, RCTI, Net TV, MNC TV, dan GTV
• Risma Pastikan Piala Dunia U-20 Tetap Digelar 2021, Kebut Renovasi Stadion GBT Surabaya
• Pilpres 2020, George W Bush Ogah Pilih Donald Trump
Tak ayal, peristiwa itu membuat heboh warga sekitar. Bahkan, foto dan video peristiwa tersebut viral di media sosial Instagram.
Adapun foto dan video yang beredar itu mengenai pasangan pengantin baru yang diduga sesama jenis di Desa Gelogor, Lombok Barat.
Salah satu akun yang mengunggah informasi tersebut adalah @Instalombok.
Dalam unggahan tersebut dijelaskan bahwa pengantin laki-laki menjadi korban penipuan dari pengantin perempuan yang baru diketahui berjenis kelamin laki-laki.
Menurut akun tersebut, pengantin laki-laki melaporkan kasus itu ke Polsek Kediri, kemudian dilimpahkan ke Polres Lombok Barat.
Dalam unggahan tersebut, terlihat foto kedua mempelai berpose seusai akad nikah. Namun wajahnya disamarkan.
Saat dikonfirmasi, Kepala Sub Bagian Humas Polres Lombok Barat Iptu Ketut Sandiarsa membenarkan adanya kejadian tersebut.
Menurut Sandiarsa, pengantin laki-laki tersebut adalah Muh (31), yang diketahui sebagai korban dan pelapor.
Sedangkan yang dilaporkan adalah Mit alias Sup (25), pengantin perempuan yang belakangan diketahui berjenis kelamin laki-laki.
Mit merupakan warga Pejeruk, Ampenan, Mataram.