Berita Jawa Tengah
Kisah Viral Nasabah Tuna Rungu di Semarang: Hormat Sedalam-dalamnya Buat Pak Kurniawan
Melalui akun Twitter @MustikaUngu, Widi Utami membagikan kisahnya dalam sebuah postingan berjudul 'Tuli Pergi ke Bank di Tengah Pandemi."
Penulis: Ruth Novita Lusiani | Editor: deni setiawan
Dalam postingan tersebut, awalnya ia melampirkan sebuah foto tulisan tangannya agar lebih mudah dikenali oleh pihak keamanan bank tersebut.
"Pak/Bu, saya tuna rungu. Saya tidak bisa memahami omongan kalau pakai masker."
"Saya minta tolong ditulis aja, ya."
"Saya ke sini mau ambil uang Tabunganku,” tulisnya dalam secarik kertas.
Kemudian, terdapat percakapan lewat tulisan mengenai antrean dan lainnya.
Widi berucap, meski tuna rungu dia masih bisa berbicara.
Dia memahami ucapan orang lain dengan cara membaca gerak bibir.
Namun, saat ada kewajiban mengenakan masker, dia pun tak mampu lagi berkomunikasi dengan membaca gerak bibir lawan bicaranya.
"Tapi aku masih meyakini ada jalan untuk tetap berkomunikasi."
"Kunjungan ke BNI dekat Pasar Rasamala Jati Raya Banyumanik kemarin membuatku terharu," kata dia.
Setelah dia datang ke BNI dengan membawa tulisan tersebut, Widi kemudian ditemani oleh satpam untuk mengisi slip penarikan hingga ke teller.
Satpam jugalah yang memberitahu Widi ketika nomor antreannya dipanggil.
"Teller berbicara, satpam yang menuliskannya untukku," kata dia.
Dalam postingannya tersebut, Widi juga mengatakan saat ini Kurniawan selaku petugas di BNI tersebut, sudah mendapatkan reward atas yang dilakukannya dalam membantu Widi Utami.
Dia optimistis Indonesia semakin dapat menerima kelompok disabilitas.