Berita Banjarnegara

Komisioner Bawaslu Banjarnegara Reaktif Virus Corona Sepulang dari Semarang

Di antara pasien itu adalah seorang Komisioner Bawaslu Kabupaten Banjarnegara yang dinyatakan reaktif usai melakukan perjalanan dari Kota Semarang.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: Rival Almanaf
TRibunbanyumas.com/ Khoirul Muzaki
Bupati Banjarnegara 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Jumlah pasien reaktif di Kabupaten Banjarnegara bertambah 10 orang.

Penambahan itu berasal dari penjaringan di pasar tradisional, pemeriksaan warga dalam pemantauan, hingga hasil pemeriksaan mandiri pasien di beberapa rumah sakit di Banjarnegara.

Di antara pasien itu adalah seorang Komisioner Bawaslu Kabupaten Banjarnegara yang dinyatakan reaktif usai melakukan perjalanan dari Kota Semarang.

Dinas Kesehatan Kabupaten Banjarnegara memeriksa Perempuan asal Kecamatan Purwanegara itu sepulang dari Kota Semarang.

Gaji PNS, ASN, TNI, Polri, dan Karyawan Swasta Akan Semakin Banyak Potongan, Simak Daftarnya

Eko Patrio Mudah Menangis, Tiap Memikirkan Syawal Adrevi Putra, Sudah Tak Bertemu Lima Bulan

Ibu Tiga Anak Pencuri Sawit untuk Beli Beras Kini Ditawari Pekerjaan Oleh PTPN V

Terus Bermutasi, Virus Corona di Indonesia Tidak Masuk 3 Kategori Besar yang Ada di Dunia

Hasilnya, ia dinyatakan reaktif dari hasil rapid test.

Tetapi diagnosa ini belum final.

Ia masih harus menjalani tes swab untuk memastikan ada atau tidaknya virus Covid 19 di tubuhnya.

Sembari menunggu hasil pemeriksaan tes swab, pasien akan menjalani karantina di rumah singgah yang disediakan pemerintah.

"Perjalanan dari Semarang, yang dilewati itu jalur merah,"kata Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono

Selain itu, tambahan kasus pasien reaktif berasal dari penjaringan di pasar tradisional.

Dinas Kesehatan Kabupaten Banjarnegara kembali menggelar pemeriksaan rapid test di pasar tradisional baru-baru ini.

Petugas memeriksa 50 orang yang terdiri dari pedagang, pengunjung maupun tukang parkir pasar Manis Punggelan.

Dari hasil rapid test itu, didapati 2 orang dengan hasil rapid test positif alias reaktif.

Seorang berasal dari Kecamatan Punggelan, sedangkan seorang lainnya berasal dari Kabupaten Purbalingga.

"Pasar akan kami semprot disinfektan,"kata Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono

Selain pemeriksaan rapid test oleh Dinkes, sejumlah pasien ternyata melakukan pemeriksaan rapid test secara mandiri di beberapa rumah sakit di Banjarnegara.

Hasilnya, terdapat 5 pasien, serta 2 orang yang kontak erat dengannya reaktif.

4 orang di antaranya berasal dari Kecamatan Bawang, lainnya dari Kecamatan Banjarnegara, Purwanegara dan Madukara.

Nelayan Jangan Melaut Dahulu, Prakiraan BMKG: Berikut Daftar Gelombang Tinggi Hingga Nanti Malam

Rini Wulandari Buka Suara Terkait Hilangnya Video Keke Bukan Boneka di Youtube

Pasar Manis Purwokerto Terapkan New Normal, Begini Protokol Belanja bagi Pedagang dan Pembeli

Berbekal Rayuan Pemuda Cabuli 10 Gadis SMP-SMA, Aksi Playboy Terhenti Setelah Korban Terakhir Aborsi

Seorang warga Kecamatan Bawang juga didapati reaktif dari hasil penjaringan di pasar Pucangan Sadang oleh Pemkab Kebumen.

Sementara dari hasil tes swab terbaru pada pasian reaktif, diperoleh hasil dua pasien dengan hasil negatif dari Kecamatan Rakit dan Bawang.

Budhi mengatakan, dengan penambahan 10 pasien reaktif, kini terdapat 36 pasien reaktif di Banjarnegara yang masih menunggu hasil pemeriksaan swab.

Adapun jumlah total pasien terkonfirmasi positif Covid 19 sebanyak 39 orang, 26 orang di antaranya telah dinyatakan sembuh.

Serta 13 pasien lainnya masih dalam perawatan. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved