Breaking News:

Berita Pekalongan

Hasil Rapid Test Massal Virus Corona di Pasar Bojong Kabupaten Pekalongan

Hari ini secara secara serentak, 6 pasar di Kabupaten Pekalongan diantarnya Pasar Bojong, Pasar Wiradesa, Pasar Kajen, Pasar Kedungwuni, Pasar Sragi.

Istimewa
Ilustrasi Rapid test 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KAJEN - Hari ini secara secara serentak, 6 pasar di Kabupaten Pekalongan diantarnya Pasar Bojong, Pasar Wiradesa, Pasar Kajen, Pasar Kedungwuni, Pasar Sragi, dan Pasar Kesesi, Kamis (28/5/2020).

Dalam pantauan Tribunjateng.com, di Pasar Bojong semua pedagang dan pembeli yang ada di Pasar Bojong dilakukan tes rapid secara acak.

Selain itu, ada empat pelajar Papua yang bersekolah di SMA N 1 Bojong juga melakukan rapid tes.

Hasil Rapid Test Massal Virus Corona di Pasar Bandarjo Ungaran Hari Ini

Paska Banjir Rob, Ombak Pantai Selatan Kebumen Masih Tinggi

Hindari Tetesan Liur Terbang, Jemaat Gereja di Sini Dilarang Bernyanyi saat Kebaktian

Kasus Harian Covid-19 Tinggi, Doni Monardo Ungkap 4 Klaster Jatim yang Aktif Tularkan Corona

Mudiyono koordinator Rapid Test di Pasar Bojong mengatakan, tujuan dari rapid tes ini untuk mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19.

"Kita melakukan secara acak pada pengunjung dan pedagang yang ada di Pasar Bojong. Selain di Pasar Bojong, ada juga beberapa pasar yang ada di Kabupaten melakukan hal yang sama," kata Mudiyono kepada Tribunjateng.com.

Menurutnya, di Pasar Bojong ada 100 orang yang dilakukan rapid test dan hasilnya negatif semua.

"Jika ditemukan ada yang reaktif, tim akan melakukan tes swab dan langsung dibawa ke rumah sakit darurat yang ada di Kecamatan Wonokerto. Alhamdulillah, dari hasil tes di Pasar Bojong semua negatif," ujarnya.

Sementara itu, Immanuel R Awendu pelajar asal Papua yang melakukan rapid tes mengatakan, ia baru pertama kali melakukan rapid tes.

"Ada empat orang pelajar Papua yang tidak mudik dan melakukan rapid tes ini atas keinginan sendiri," katanya.

Seorang Suami Tewas Dibacok Selingkuhan Istri Setelah Pergoki Berduaan di Kamar

Surabaya Bisa Jadi The Next Wuhan Bila Warga Terus Ngeyel, Dominasi Kasus Covid-19 di Jatim

MUI Sebutkan Syarat Daerah yang Wajib Menggelar Shalat Jumat di Indonesia

Mantan Menteri Kelautan, Susi Pudjiastuti Jualan Kaos Tenggelamkan

Kemudian untuk hasilnya, dari keterangan petugas medis negatif.

"Saya dan teman-teman hasil rapid tesnyaa negatif," imbuhnya.

Hal yang sama juga dirasakan oleh Warjun (61) pedagang tempe yang baru pertama kali mengikuti rapid tes menceritakan, ia tidak tahu kalau ada rapid tes di pasar.

"Baru pertama kali mengikuti rapid tes, alhamdulillah semua lancar dan hasilnya negatif," katanya.

Ia mengikuti rapid tes ini atas inisiatifnya sendiri. (Dro)

Editor: Rival Almanaf
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved