Berita Internasional

Jam Malam Arab Saudi Berakhir 21 Juni, Bagaimana Nasib Pelaksanaan Ibadah Haji?

Arab Saudi, negara dengan jumlah kasus virus corona terbanyak di Teluk, memberlakukan jam malam penuh secara nasional selama Idulfitri.

Editor: deni setiawan
GANOO ESSA/REUTERS
ILUSTRASI - Petugas kebersihan dengan peralatan lengkap sedang membersihkan area Kakbah di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi, Selasa (3/3/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, RIYADH - Pemerintah Arab Saudi tengah disibukkan mempersiapkan wilayahnya menuju new normal dalam situasi pandemi virus corona ( Covid-19).

Satu di antara yang sedang dipersiapkan adalah rencana mengakhiri aturan jam malam di pandemi virus corona mulai 21 Juni 2020.

Akan tetapi berakhirnya jam malam yang telah diterapkan selama dua bulan ini tidak berlaku di kota suci Mekkah.

Balita Empat Tahun Masuk Klaster Cempaka, Tambah Enam Pasien Positif Corona di Sidorejo Salatiga

Kisah Pemudik Berlebaran di GOR Satria Purwokerto: Karantina Serasa di Penjara

Update Tawuran Pemuda di Cilacap Saat Lebaran, Kapolsek: Kedua Kelompok Sudah Sepakat Damai

Harga Gula Pasir Turun di Cilacap, Efek Operasi Pasar Murah Jelang Lebaran

Para jemaah juga diizinkan salat lagi di masjid selain Mekkah mulai 31 Mei 2020, sebagaimana dilansir dari Kompas.com, Selasa (26/5/2020).

Arab Saudi, negara dengan jumlah kasus virus corona terbanyak di Teluk, memberlakukan jam malam penuh secara nasional selama Idulfitri.

Kementerian Dalam Negeri mengatakan, akan mulai melonggarkan pembatasan secara bertahap pekan ini, dengan pelonggaran jam malam pada pukul 06.00 hingga pukul 15.00 selama Kamis-Sabtu.

Kemudian mulai Minggu (31/5/2020) hingga Sabtu (20/6/2020) pelonggaran dipepanjang sampai pukul 20.00.

Arab Saudi berencana mencabut lockdown sepenuhnya pada 21 Juni 2020.

"Kerajaan Arab Saudi akan memasuki fase baru (dalam menangani pandemi)."

"Secara bertahap akan kembali ke kehidupan normal berdasarkan aturan social distancing," kata Menteri Kesehatan, Tawfiq Al-Rabiah, Selasa (26/5/2020).

Negeri "Petrodollar" ini telah melaporkan sekira 75.000 kasus Covid-19 dengan sekira 400 korban meninggal dunia.

Pada Maret 2020, Arab Saudi menghentikan ibadah umrah sepanjang tahun, karena dikhawatirkan Covid-19 akan menyebar di kota-kota suci Islam.

Penangguhan itu akan tetap diberlakukan hingga saat ini.

Namun pemerintah belum mengumumkan apakah mereka akan melanjutkan ibadah haji tahun ini, yang dijadwalkan mulai pada akhir Juli 2020.

Meski begitu, Pemerintah Arab Saudi mendesak para calon jemaah haji 2020 untuk menunda sementara pelaksanaan rukun Islam kelima ini.

Tahun lalu sekira 2,5 juta umat Islam dari seluruh dunia mengunjungi Arab Saudi untuk melaksanakan ibadah haji. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Persiapan New Normal, Arab Saudi Akan Cabut Jam Malam Mulai 21 Juni"

Dibatasi Tirai Plastik, Pengumpulan Zakat Juga Tanpa Jabat Tangan di Masjid Al Huda Banyumas

Bandara JB Soedirman Purbalingga Batal Difungsikan Saat Lebaran, Proyek Terhenti Sejak April

Dituduh Tolak Bansos Pemprov Jateng, Bupati Banjarnegara: Jangan Asal Ngomong

Tiap Hari di GT Kalikangkung Semarang, 30 Kendaraan Dipaksa Putar Balik Karena Tak Penuhi Kriteria

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved