Breaking News:

Cuaca Hari Ini

Banjir Rob Terjang Empat Perkampungan di Cilacap

Apabila pasang surut mencapai nilai maksimum disertai dengan gelombang yang tinggi dan hujan, maka banjir rob yang terjadi menjadi lebih signifikan.

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: deni setiawan
DOKUMENTASI WARGA KAMPUNG LAUT CILACAP
Kondisi permukiman penduduk di Kecamatan Kampung Laut Kabupaten Cilacap yang diterjang banjir rob, Selasa (26/5/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Desa Ujung Gagak dan Panikel di Kecamatan Kampung Laut, Kabupaten Cilacap terkena banjir rob, Selasa (26/5/2020).

Itu juga dialami warga di Kelurahan Kutawaru, Kecamatan Cilacap Tengah dan Kelurahan Tegalkamulyan, Kecamatan Cilacap Selatan.

Mengenai hal itu, Kelompok Operasional Stasiun Meteorologi, Tunggulwulung, Kabupaten Cilacap, Teguh Wardoyo menjelaskan, banjir rob biasanya terjadi pada Mei dan Juni 2020.

Kronologi Mobil Kapolsek Hantam Rumah di Rembang, Banting Stir Begitu Lihat Orang Menyeberang

Pemudik Berstatus PDP Meninggal di RSUD Salatiga, Yuliyanto: Hasil Lab Dinyatakan Positif Covid-19

Kamu Merasa Gerah dan Udara Panas Beberapa Hari Ini? Ini Penjelasan Resmi BMKG

Update Tawuran Pemuda di Cilacap Saat Lebaran, Kapolsek: Kedua Kelompok Sudah Sepakat Damai

Skala besar dan kecilnya banjir, kata dia, dipengaruhi pasang surut air laut, kondisi gelombang, serta curah hujan.

Apabila pasang surut mencapai nilai maksimum disertai dengan gelombang yang tinggi dan hujan, maka banjir rob yang terjadi menjadi lebih signifikan.

"Karena pada saat air laut pasang dan gelombang tinggi terjadi, air hujan yang mengalir ke laut akan tertahan."

"Sehingga akan mengakibatkan banjir rob menjadi bertambah tinggi," kata Teguh kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (26/5/2020).

Menurut Teguh, pantauan kondisi pada Selasa (26/5/2020) pagi, pasang maksimum terjadi pukul 10.00 mencapai 2,1 meter.

Kemudian ketinggian gelombang di perairan selatan Cilacap mencapai 4 hingga 5 meter.

Kondisi cuaca hujan ringan, maka banjir rob berpotensi terjadi.

Pihaknya mengimbau masyarakat yang berada di sekitar pantai yang elevansinya rendah untuk waspada terhada potensi banjir rob.

"Diperkirakan ketinggian gelombang masih akan tinggi dalam beberapa hari ke depan," pungkasnya. (Muhammad Yunan Setiawan)

Balita dan Neneknya Meninggal, Laju Mobil Kapolsek Mendadak Oleng, Hantam Rumah di Rembang

Balita Empat Tahun Masuk Klaster Cempaka, Tambah Enam Pasien Positif Corona di Sidorejo Salatiga

Tujuh Pemuda Keroyok Petugas Posko Covid-19, Tolak Diperiksa Saat Lintasi Desa Kaliboja Pekalongan

Kisah Pemudik Berlebaran di GOR Satria Purwokerto: Karantina Serasa di Penjara

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved