Berita Nasional
Ketua MPR Akui Melanggar Protokol Kesehatan Cegah Covid-19, Kini Meminta Maaf
Ketua MPR Bambang Soesatyo meminta maaf atas penyelenggaraan konser penggalangan dana untuk korban Covid-19 yang menjadi sorotan publik.
TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Konser amal yang dihadiri pejabat pemerintah pusat ramai diperbincangkan warga net karena tidak mengindahkan protokol kesehatan.
Dalam konser tersebut beberapa orang tidak menjaga jarak dan lainnya tampak tidak menggunakan masker.
Menanggapi hal itu, Ketua MPR Bambang Soesatyo meminta maaf atas penyelenggaraan konser penggalangan dana untuk korban Covid-19 yang menjadi sorotan publik.
Publik menilai konser tersebut mengabaikan protokol pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
• Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Ini Purwokerto Banyumas Ramadan Hari ke-27 Rabu 20 Mei 2020
• Indonesia Terserah Itu Protes, Bukan Menyerah: Tenaga Medis Tak Mungkin Menyerah
• Jadwal Acara TV Hari Ini, Rabu 20 Mei 2020: GTV, MNC TV, NET TV, RCTI, TRANS 7, dan TRANS TV
• AC Milan Bakal Kehilangan Gianluigi Donnarumma Musim Depan
Kritik itu bermula dari foto Bambang bersama grup musik Bimbo dan sejumlah tokoh lainnya di atas panggung yang viral di media sosial.
Dalam foto itu, mereka berpose sambil berdiri berjajar tanpa menjaga jarak.
Konser yang digelar MPR bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) itu diselenggarakan pada Minggu (17/5/2020) malam.
"Saya mohon maaf. Itu semua salah saya yang tidak bisa menolak permintaan spontan teman-teman kru TV untuk berfoto bersama dengan saya dan musisi senior Sam dan Acil Bimbo," kata Bambang kepada wartawan, Selasa (19/5/2020).
Bambang mengatakan foto tersebut secara spontan diambil seusai konser.
Ia menceritakan saat itu para kru TV dan tokoh-tokoh yang terlibat dalam konser begitu senang karena acara berlangsung sukses.
"Karena saking senangnya acara yang melibatkan banyak tokoh dan dipersiapkan hanya beberapa minggu berjalan lancar dan sukses," ucap Bambang.
"Saya juga tidak menyangka solidaritas dan kegotong-royongan serta respons masyarakat kita luar biasa untuk bisa saling membantu sesama saudara sebangsa dan setanah air hingga bocah kecil rela memecahkan celengannya untuk berdonasi," imbuhnya.
Menurut Bambang, sejak awal tim yan terlibat dalam acara konser berkomitmen menerapkan protokol kesehatan, salah satunya menjaga jarak fisik.
Ia pun menyatakan kelalaian penerapan protokol itu terletak pada dirinya.
"Sejak awal kita semua sudah berupaya menjaga jarak."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/politisasi-bantuan-sosial.jpg)