Sabtu, 13 Juni 2026

Berita Banyumas

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Ini Purwokerto Banyumas Ramadan Hari ke-27 Rabu 20 Mei 2020

Berikut jadwal imsak hari ini Purwokerto Banyumas ramadan hari ke-27 Rabu 20 Mei 2020.

Tayang:
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: Rival Almanaf
Tribunbanyumas.com/ Permata Putra Sejati
Masjid 17 Purwokerto 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Berikut jadwal imsak hari ini Purwokerto Banyumas ramadan hari ke-27 Rabu 20 Mei 2020.

Jadwal ini meliputi waktu imsak, sholat dan buka puasa Banyumas, Rabu (20/5/2020).

Imsakiyah ramadan, menjadi acuan bagi seluruh umat muslim melaksanakan ibadah.

Pastikan anda mengetahui jadwal imsakiyah hari ini, agar aktivitas maupun ibadah berjalan lancar hari ini.

Jadwal imsakiyah juga menjadi acuan bagi para takmir masjid atau musala untuk melaksanakan tugasnya menandai waktu salat.

Selain penanda waktu salat, imsakiyah juga sebagai penanda waktu dimulainya maupun berakhirnya puasa hari ini.

Indonesia Terserah, Itu Protes, Bukan Menyerah: Tenaga Medis Tak Mungkin Menyerah

Jadwal Acara TV Hari Ini, Rabu 20 Mei 2020: GTV, MNC TV, NET TV, RCTI, TRANS 7, dan TRANS TV

AC Milan Bakal Kehilangan Gianluigi Donnarumma Musim Depan

Keputusan Gubernur DKI Jakarta, PSBB Dilanjut Sampai 4 Juni

Berikut jadwal imsakiyah hari ini, ramadan 2020 / 1441 Hijriyah Purwokerto Banyumas dan sekitarnya.

IMSAK: 04:18 WIB

SUBUH: 04:28 WIB

TERBIT: 05:44 WIB

DHUHA: 06:13 WIB

ZUHUR: 11:43 WIB

ASHAR: 15:04 WIB

MAGHRIB: 17:35 WIB

ISYA: 18:48 WIB

Itulah jadwal imsakiyah untuk wilayah Banyumas dan sekitarnya, Rabu (20/5/2020).

Untuk persiapan, Tribun Banyumas juga lampirkan jadwal imsak dan subuh hari berikutnya.

Waktu imsak dan subuh wilayah Banyumas dan sekitarnya, Kamis (21/5/2020).

IMSAK: 04:18 WIB

SUBUH: 04:28 WIB

Informasi jadwal imsakiyah ini ditulis berdasarkan data dari laman resmi Bimas Islam Kementerian Agama Republik Indonesia.

Niat puasa ramadan dan doa berbuka puasa lengkap dengan artinya.

Puasa menjadi kewajiban umat Islam yang harus ditunaikan di bulan Ramadhan.

Berikut doa niat puasa di bulan ramadan lengkap beserta artinya:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ اَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ ِللهِ تَعَالَى

NAWAITU SHAUMA GHODIN 'AN ADAA'I FARDHI SYAHRI ROMADHOONI HAADZIHIS SANATI LILLAHI TA'ALA

Artinya: Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta'ala.

Setelah menahan diri dari makan dan minum sejak terbitnya fajar, umat Islam akan berbuka puasa saat terbenamnya matahari (magrib).

Selain itu, Islam juga menganjurkan beberapa puasa sunah di antaranya puasa Senin Kamis, puasa Arafah, dan puasa Muharram.

Jika Anda sedang berpuasa, jangan lupa untuk membaca doa saat berbuka.

Berikut doa buka puasa dilengkapi latin dan artinya:

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

ALLAHUMMA LAKASUMTU WABIKA AMANTU WA'ALA RIZKIKA AFTHORTU BIROHMATIKA YAA ARHAMARRA HIMIIN

Artinya: "Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa) dengan rahmat-Mu Ya Allah Tuhan Maha Pengasih."

Dilansir oleh website nu.or.id, Pengasuh Pondok Pesantren Mathlaul Huda Ambarawa Pringsewu Kiai Mubalighin Adnan menjelaskan berbagai keistimewaan orang yang menjalankan ibadah puasa. Penjelasan tersebut disampaikannya saat mengisi Ngaji Ahad (Jihad) sore di aula gedung PCNU Pringsewu, Ahad (11/7).

Keistimewaan yang pertama, menurutnya, adalah kesempatan bertemu dengan Allah langsung tanpa perantara.

Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadits yang menceritakan Nabi Musa.

Pada hadits tersebut disebutkan Nabi Musa dapat berkomunikasi langsung dengan Allah, menanyakan tentang keistimewaan yang dianugerahkan kepadanya.

"Nabi Musa bertanya kepada Allah adakah orang lain yang mampu berbicara langsung dengan Allah selain dia? Kemudian Allah menjawab bahwa akan ada suatu kaum yang dianugerahi bulan Ramadhan dan akan bisa berbicara langsung dan lebih dekat dengan Allah dibanding Nabi Musa," jelas kiai akrab disapa Gus Balighin seraya menjelaskan bahwa orang yang berpuasa di bulan Ramadhan akan dibukakan hijab saat berbuka puasa.

Lebih lanjut Gus Balighin menjelaskan, puasa adalah ibadah yang spesial.

"Ibadah puasa merupakan ibadah yang jauh dari unsur riya. Yang tahu berpuasa atau tidak, hanyalah Allah dan pelakunya sendiri. Oleh karenanya ibadah spesial ini juga akan mendapatkan pahala yang langsung diberikan oleh Allah SWT," terangnya.

Jam Operasional Mal Diperpanjang di Solo, Wali Kota: Biar Pengunjung Tidak Berdesakan

Ibadah Haji Tahun Ini Belum Jelas, Menag: Tunggu Awal Juni, Sesuai Petunjuk Presiden Joko Widodo

Sopir Bus Pariwisata Jalan Kaki Hingga Batang, Pulang Kampung di Solo: Saya Jadi Korban PHK

Kebijakan Salat Idulfitri Bakal Ditetapkan Besok, MUI Purbalingga: Kaitannya Sensitivitas Warga

Puasa, lanjutnya, juga merupakan ibadah dengan bentuk menahan diri untuk tidak makan dan tidak minum.

Sehingga ibadah puasa identik dengan sifat Allah yaitu tidak makan dan tidak minum.

"Orang yang mendapatkan pahala dari Allah adalah orang yang menahan diri termasuk menahan diri untuk tidak melakukan kemaksiatan baik ucapan maupun perbuatan," katanya.

Keistimewaan orang yang melakukan Ibadah puasa selanjutnya adalah akan dimasukkan ke surga tanpa dihisab.

"Orang yang berpuasa besok seperti burung yang punya sayap di pertamanan surga dan masuk ke dalamnya tanpa dihisab. Dia sendiri tidak akan tahu kenapa ia dimasukkan ke surga secara diam-diam karena memang ibadah puasa juga ibadah yang diam-diam," pungkasnya. (tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
VS
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved