Berita Sepak Bola
PSCS Cilacap: Jika PT LIB Potong Dana Subsidi Klub, Nasib Kami Makin Apes
Yang mendasari pihaknya menolak pemotongan dana subsidi dari PT LIB karena dana tersebut saat ini sangat dibutuhkan klub.
Penulis: hesty imaniar | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) yang rencana akan melakukan pemotongan dana subsidi ke klub, kembali mendapat penolakan dari salah satu klub di Liga 2 2020.
Yakni, PSCS Cilacap yang akan melakukan penolakan pemotongan dana subsidi dari PT LIB.
Dimana selama ini klub-klub sepak bola Indonesia khususnya untuk Liga 2 mendapatkan dana subsidi dari PT LIB.
• BST Kemensos Mulai Dibagikan di Purbalingga, Melalui PT Pos Indonesia dan Bank Himbara
• Angkutan Liar Angkut Pemudik Makin Marak di Cilacap
• PSBB Kota Tegal Bakal Dilonggarkan Jelang Lebaran, Tapi Wajib Patuhi Aturan Ini
• Mulai Besok Selasa, KAI Jalankan KA Luar Biasa, Layani Tiga Rute Perjalanan
Disampaikan Manajer PSCS Cilacap, Bambang Tujiatno, pihaknya enggan menerima rencana tersebut.
Adapun yang mendasari pihaknya menolak pemotongan dana subsidi dari PT LIB karena dana tersebut saat ini sangat dibutuhkan klub.
Seperti pembiayaan operasional, apalagi selama pandemi Covid-19 seperti saat ini.
"Apalagi saat ini dana dari sponsor juga terhenti karena wabah virus corona."
"Jelas kami sangat berharap pencairan subsidi tetap sesuai kesepakatan PT LIB di awal dan tanpa ada pemotongan," ungkapnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (11/5/2020).
Lebih lanjut ia juga menyampaikan, jika dana dari sponsor PSCS Cilacap juga akan mengucur ketika kompetisi bergulir.
Jelas, bebernya ketika dana dari PT LIB ada pemotongan, akan semakin membuat klub kesulitan mencari dana agar biaya operasional tim bisa berjalan secara baik.
"Ya jika memang kabar ini benar dan ada pemotongan dana subsidi dari PT LIB, kami jelas mengalami nasib apes."
"Kenapa tidak, tim kami sebelumnya sudah sampai ke Surakarta, untuk menjalani laga kontra Persis Solo pada 15 Maret 2020."
"Tetapi malamnya justru dibatalkan dan ini membuat tim kami harus keluarkan biaya tinggi atas kejadian itu," jelasnya.
Klub asal pesisir selatan Jawa Tengah itu pun berharap banyak, agar dana subsidi dari PT LIB itu tidak dipotong.
"Dana itu sangat membantu sebuah tim sepak bola yang saat ini kompetisi terhenti namun harus tetap membayarkan hak pemain, yakni gaji."