Teror Virus Corona

Wabah Corona Tak Kunjung Usai, Kriminalitas Jalanan dengan Korban Truk Ekspedisi Semakin Banyak

Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Jateng-DIY, menyebut kasus kejahatan berupa pemerasan, pembegalan dan bajing loncat semakin banyak

Penulis: budi susanto | Editor: Rival Almanaf
TRIBUN BANYUMAS/AKHTUR GUMILANG
Sebuah truk melewati GT Kalikangkung, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Senin (27/4/2020). Berlaku hari ini pula, di gerbang tol tersebut disekat dan dijaga petugas gabungan untuk halau pemudik masuk Semarang. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Laju bisnis logistik di Jateng terus tertekan di tengah pelemahan perekonomian karena imbas Covid-19.

Selain sepinya muatan yang menyebabkan utilitas armada turun di angka 40 persen, kejahatan jalanan menjadi kendala baru bagi pengusaha bisnis logistik.

Menurut Bambang Widjanarko, Wakil Ketua DPD Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Jateng-DIY, kasus kejahatan berupa pemerasan, pembegalan dan bajing loncat di tengah wabah Covid-19 semakin marak.

"Akhir-akhir ini semakin sering terjadi, dan hampir semua pengusaha logistik mengeluhkan hal tersebut," jelasnya, Kamis (30/4/2020).

Kisah Pekerja Lepas di Tengah Pandemi Corona, Dapat Rp 17 Ribu Per Hari Harus Hidupi 4 Anak 1 Istri

Berikut Jadwal Buka Puasa Hari Ini Purwokerto Banyumas Ramadan Hari ke-8, Jumat 1 Mei 2020

Gempa Magnitudo 5.0 Guncang Sukabumi Pada Kamis Sore, Belum Ada Laporan Kerusakan

SLAWI: Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Ini di Slawi, Ramadan Hari ke-8, Jumat 1 Mei 2020

Dilanjutkannya, dalam kondisi perekonomian sulit karena hantaman wabah Covid-19, kejahatan jalanan justru terus meningkat kasusnya.

"Tindak kejahatan kini tak kenal situasi, tak jarang terjadi di area pelabuhan, area pergudangan, area parkir truk, rest area jalan tol, bahkan di tengah keramaian arus lalu lintas di jalan raya sekalipun," jelasnya.

Dari laporan beberapa supir truk, dijelaskannya, aksi pembegalan terorganisir, dan melibatkan banyak orang dengan keahlian masing-masing.

"Kawanan begal biasanya ada 4 orang, aksi mereka sudah direncanakan dan atas dasar pesanan dari tukang tadah serta memerlukan modal besar dalam operasinya," ucapnya.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Usul Gaji ASN Dipotong 50 Persen

Tidak Taat PSBB Remaja di Tegal Ditangkap Polisi Karena Tawuran

Jadwal Acara TV di Trans TV, RCTI, SCTV, GTV, Indosiar, ANTV dan MNC TV Jumat 1 Mei 2020.

Jadwal imsak dan Buka Puasa Hari Ini Purbalingga, Ramadan Hari ke-6, Kamis 1 Mei 2020.

Bambang menambahkan, munculnya fenomena kasus perampasan, pembegalan dan bajing loncat menghantui para sopir truk.

"Fenomena kriminal jalanan ini kemungkinan karena desakan ekonomi akibat imbas wabah Covid-19, untuk itu supir yang menjalankan tugas kini lebih hati-hati dan wajib konvoi saat mengirim barang," tambahnya. (bud)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved