Berita Nasional

Nomor WhatsApp Wakil Rakyat Digeruduk Buruh, Begini Isi Pesan Mereka dalam May Day 2020

Jika pada tahun-tahun sebelumnya para buruh menggelar aksi di jalanan, kali ini mereka menyampaikan aspirasi langsung ke para wakil rakyat.

Editor: deni setiawan
KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo
ILUSTRASI - Peringatan Hari Buruh 1 Mei 2020. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Hari Buruh 1 Mei 2020 tidak diwarnai aksi unjuk rasa, turun ke jalan.

Penyebabnya dikarenakan dalam perayaan May Day tahun ini sedang berada di masa pandemi Covid-19.

Meskipun demikian itu secara tidak langsung menyurutkan kelompok buruh untuk menyuarakan aspirasi mereka.

Saya Harus Usaha Sendiri; Ucapan Ibu Tiga Anak Ini Bersikukuh Tolak Sembako dari Kemensos

KABAR GEMBIRA, Pelanggan 1.300 VA Nonsubsidi Dapat Diskon Tarif Listrik, Simak Syarat dan Caranya

KABAR BAIK Kota Salatiga, Enam Pasien Positif Corona Sudah Sembuh

Pemudik Asal Rawalo Banyumas Murni Imported Covid-19, Pedagang Pakaian di Jakarta

Jika pada tahun-tahun sebelumnya para buruh menggelar aksi di jalanan, kali ini mereka menyampaikan aspirasi langsung ke para wakil rakyat.

Aksi ini dimotori oleh berbagi serikat buruh yang tergabung dalam GEBRAK.

Seperti Sindikasi, Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI), Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), dan Jarkom Perbankan.

Direktur Advokasi Sindikasi, Nuraini menyebut, di tengah pandemi Covid-19 dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), para buruh tetap berusaha menyuarakan aspirasinya.

Hal utama yang disuarakan adalah terkait Omnibus Law RUU Cipta Kerja yang dianggap merugikan kelompok buruh.

Ia meyakini meski dilakukan secara online, namun aksi ini akan mendapat perhatian karena melibatkan buruh dalam jumlah besar.

"Instruksi itu untuk semua pekerja anggota di organisasi GEBRAK."

"Kalau diasumsikan semua pekerja atau buruh itu melakukannya bisa ratusan ribu," kata Nuraini seperti dilansir dari Kompas.com, Jumat (1/5/2020).

Pesan WhatsApp dikirimkan kepada tiga pimpinan Badan Legislasi DPR RI.

Yakni Ketua Baleg Supratman Andi Agtas, Wakil Ketua Baleg Willy Aditya dan Rieke Diah Pitaloka.

Para buruh mengirimkan pesan berbunyi.

Anak Punk Setubuhi Gadis Bawah Umur, Kapolres Kebumen: Kenal Pelaku Melalui Facebook

Tak Ada Istri Apalagi Anak, Pria Ini Ditemukan Meninggal di Kamarnya, Empat Hari Tidak Keluar Rumah

THR Buruh Rentan Dikurangi Perusahaan, SPSI Purbalingga Janji Kawal, Gandeng Disnaker

Semarang Kota Terbanyak PHK, Total Capai 13.163 Orang di Jateng

"Omnibus Law RUU Cipta Kerja bukan untuk menciptakan lapangan kerja.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved