Teror Virus Corona

Kisah Video Viral Ibu Peluk Dua Anaknya di Ambulans, Dijemput Petugas Medis Karena Positif Corona

Dalam video itu, diperlihatkan seorang ibu dan dua anaknya yang dijemput tenaga medis yang memakai alat pelindung diri (APD) lengkap menjadi viral.

Editor: deni setiawan
Tangkapan layar video/istimewa
Seorang ibu dan anak yang dinyatakan positif Covid-19 sedang berpelukan ketika dibawa hendak dibawa tim medis ke RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran Jakarta pada 20 April 2020. 

"Kami tim satgas berinisiatif agar tetap dirawat dan melakukan langkah-langkah itu," kata Kompol Endang seperti dilansir dari Kompas.com, Minggu (26/4/2020).

Fitur Baru Facebook Dirilis, Termasuk Messeger Rooms Saingan Zoom

Petugas Satlantas Polres Purbalingga Ikut Kejar Pelaku Pencuri Kamera, Tertangkap di Manduraga

Kamu Lolos Daftar Kartu Prakerja? Begini Prosedur Mencairkan Melalui ATM, Berikut Cara Ikuti Kursus

Istri dan Cucu Pasien Klaster Berkoh Dinyatakan Positif Corona, Total Kini Ada 35 Orang di Banyumas

Berdasarkan keterangan dari Bupati Bogor, Ade Munawaroh Yasin, awalnya ketiga anak dari keluarga itu mengalami demam pada 14 April 2020.

Suhu tubuh ketiga anak tersebut di atas 38 derajat Celcius.

Ketiga anak itu pun dibawa ke rumah sakit pada 15 April 2020.

Berdasarkan rontgen, terdapat peradangan paru dari ketiga anak itu.

Tes darah pun memperlihatkan mereka terserang virus.

Pihak rumah sakit pun menawarkan agar ketiga anak itu diisolasi di rumah sakit rujuk sembari menunggu tes untuk memastikan positif corona atau tidak.

Mengingat keadaan sang anak, sang suami meminta izin untuk melakukan isolasi mandiri di rumah.

Pada 16 April, sampel cairan tenggorokan sang ayah, ibu, dan ketiga anaknya pun diambil dan diperiksa di laboratorium RS Polri Jakarta.

Keesokan harinya, petugas Puskesmas setempat mendapatkan telepon dari kepala dusun yang menyebut sang ibu mengalami sesak napas.

Sang ibu dilarikan ke IGD RSUD Cileungsi untuk mendapakan perawatan.

Setelah dilakukan rontgen, sang ibu mengalami pembengkakan jantung dan dipindahkan ke rawat inap di salah satu rumah daerah.

Pada 20 April 2020, hasil laboratorium RS Polri keluar.

Sang ayah dan anak pertama dinyatakan tak terdeteksi atau negatif.

Sementara sang ibu serta anak kedua dan ketiga dinyatakan positif.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved