Berita Regional
Karut-Marut Bansos Warga Terdampak Corona, 'Orang Kaya' hingga Ketua RT Mengadu Dapat Paket Bantuan
Karut-Marut data penerima Bansos bagi Warga Terdampak Corona di kota bekasi, Ketua RT hingga 'Orang Kaya' Dapat Paket Bantuan.
"Itu data dari mana? Orang warga saya tanyain enggak ada yang ngajuin bantuan dan konfirmasi ke Kelurahan. Ini tiba-tiba ada bantuan untuk Ketua RT, tapi pakai nama anaknya yang masih balita.”
TRIBUNBANYUMAS.COM - Karut-marut penyaluran bantuan sosial (bansos) bagi warga terdampak wabah virus corona tampaknya bukan hanya sebatas kekhawatiran, melainkan fakta.
Di Kota Bekasi misalnya. Seorang Ketua Rukun Tetangga (RT) yang tergolong keluarga mampu mendapat paket bantuan.
Demikian pula, keluarga 'orang kaya' yang mempunyai dua unit mobil juga tak luput dari pembagian bansos, berupa paket bahan makanan.
Padahal, semestinya bantuan tersebut diperuntukkan bagi warga yang benar-benar membutuhkan karena dampak dari penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
• Pasien Positif Corona Sempat Ikut Kerjabakti, 87 Warga di Sleman Harus Karantina Mandiri
• Pemerintah Larang Mudik, Simak Daftar Hukuman Bagi Pelanggar, Denda Rp 100 Juta Hingga Penjara
• Sebelum Presiden Jokowi Larang Mudik, Sudah Ada 600 Ribu Warga Jateng yang Pulang Kampung
• Bantu Penanganan Wabah Corona, Pelatih PSCS Jaya Hartono Lelang 2 Jersey Legendaris Miliknya
Perihal bansos salah sasaran ini diungkapkan oleh Ketua RW 03 Mustika Jaya, Aris.
Ia mengaku, warganya tidak ada yang mengajukan bantuan sosial.
Sebab, diketahui daerah Mustika Jaya merupakan daerah elite di Kota Bekasi yang berisi banyak perumahan.
Namun, ia kaget saat mengetahui Ketua RT wilayahnya mengadu karena mendapatkan bantuan sosial dari Pemkot Bekasi mengatasnamakan anaknya yang masih balita.
Padahal, menurut Ketua RT di wilayahnya itu, ia tak pernah mendaftar untuk mendapat bantuan sosial tersebut.
"Itu data dari mana? Orang warga saya tanyain enggak ada yang ngajuin bantuan dan konfirmasi ke Kelurahan. Ini tiba-tiba saya lihat ada bantuan untuk Ketua RT, tapi pakai nama anaknya yang masih balita,” ujar Aris saat dihubungi, Rabu (22/4/2020).
• Kades Takut Salurkan BLT Warga Terdampak Corona, Beda Tanggapan Dinpermades dan Dinsos Purbalingga
Ternyata, kata Aris, kejadian serupa juga ditemukan di beberapa RW lain di kawasan Mustika Jaya.
Banyak warga yang kemampuan ekonominya baik malah mendapatkan paket bansos ini.
Bahkan, warga yang memiliki dua mobil pun mendapatkan bansos dari Pemkot Bekasi.
“Ada malahan yang punya mobil dua, tidak ngajuin nama, tiba-tiba juga muncul sebagai penerima bantuan non-DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial, red),” kata dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/ilustrasi-paket-bantuan-sosial-bansos.jpg)