Bisnis dan Ekonomi

Harga BBM di Malaysia Turun Hingga Setara Rp 4500 per Liter, Indonesia Kapan?

Pemerintah negara tetangga telah menetapkan penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Penurunan harga BBM sudah terjadi di Malaysia hingga Vietnam.

Editor: Rival Almanaf
Istimewa
Ilustrasi penyelundupan BBM(KOMPAS.com/ Junaedi) 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Pemerintah negara tetangga telah menetapkan penurunan harga Bahan Bakar Minyak ( BBM).

Penurunan harga BBM sudah terjadi di Malaysia hingga Vietnam, namun Indonesia belum.

Oleh karena itu, sejumlah pihak saat ini tengah meminta pemerintah Indonesia untuk menurunkan harga BBM.

Pasalnya, harga minyak mentah dunia terus melemah dan negara tetangga pun sudah merespons dengan menurunkan harga BBM.

Permintaan Wali Kota Semarang Terhadap Bupati Kendal, Semarang, dan Demak Sebelum Lakukan PSBB

Tarif Pelatihan Kartu Prakerja Tidak Wajar, Pelatihan Ojol Rp 1 Juta, Hipmi: di Google Gratis

Balita di Sukabumi Tewas Gara-gara Disinfektan untuk Mencegah Corona

Rudi Badil: Lagu Asli saat Itu Bukan Berjudul Ibu Kita Kartini,

Sebagai informasi harga minyak dunia jenis West Texas Intermediate (WTI) kontrak pengiriman Mei 2020 pada akhir perdagangan Senin (20/4/2020) ditutup pada minus 37,63 dollar AS per barrel.

Rekor terburuknya sepanjang sejarah di Asia Tenggara, Malaysia adalah salah satu negara dengan harga BBM termurah.

Global Petrol Price mencatat, harga rata-rata BBM di Malaysia pada 2 Maret sebesar RM 2,08 per liter, seminggu kemudian turun menjadi RM 1,89 per liter.

Hampir setiap minggu BBM di Malaysia turun dan kini hanya RM 1,2 atau Rp 4.540,18 per liter.

Stok Vietnam malah sudah menurunkan harga BBM sejak akhir Januari 2020.

Data Global Petrol Price pada 27 Januari 2020 menyebut rata-rata harga BBM di Vietnam sebesar VND 21.167,5 per liter atau Rp 14.265,38 per liter.

Lalu, hampir setiap dua minggu kemudian terjadi penurunan harga BBM.

Per 13 April 2020, rata-rata harga BBM di Vietnam VND 12.097,5 per liter atau Rp 8.152,85 per liter Di Indonesia, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menuturkan wewenang penurunan harga ada pada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Deddy Corbuzier Akui Pernah Buat Settingan Konten Youtube Bersama Lucinta Luna

Terjadi Lagi Ketidakjujuran Membuat Puluhan Tenaga Medis Diisolasi, Kali Ini di Cirebon

Setelah Fenomena Kemunculan Ribuan Cacing, Kini Muncul Fenomena Ribuan Ubur-ubur, Pertanda Apa?

Kejamnya Virus Corona Membuat Bayi Kehilangan Saudara Kembar dan Ibunya di Cianjur

"Penetapan harga BBM ini very regulated. Kami setiap bulan mengikuti formula yang ditetapkan Kementerian ESDM, ketetapannya ada di pemerintah," ujar Nicke dalam RDP Virtual dengan Komisi VI DPR RI, Kamis (16/4/2020).

Sementara Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Agung Pribadi mengatakan, meski belum diturunkan, harga BBM Indonesia masih murah.

"Saat ini harga BBM Indonesia masih merupakan salah satu yang termurah di Asia Tenggara dan beberapa negara di dunia lainnya," kata dia dalam keterangan tertulis, Selasa (21/4/2020).

Pemerintah menurut dia, masih mencermati perkembangan harga minyak dunia hingga kurs rupiah untuk melakukan penyesuaian dengan harga BBM. (Filemon Agung)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Malaysia dan Vietnam Sudah Turunkan Harga BBM, Kapan Indonesia?", 

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved