Berita Banjarnegara

Pemkab Banjarnegara Terima 480 Rapid Test, Ahmad: Prioritas Peserta Itjima Ulama di Gowa

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjarnegara menerima 480 rapid test dari Pemerintah Pusat melalui Pemprov Jateng.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya
ILUSTRASI - Bentuk fisik alat rapid test untuk wabah virus corona. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjarnegara menerima 480 rapid test dari Pemerintah Pusat melalui Pemprov Jateng.

Kepala Dinkes Kabupaten Banjarnegara, Ahmad Setiawan mengatakan, pihaknya sempat kehabisan alat tes cepat itu.

Di tahap awal, pihaknya memiliki 145 rapid test, namun kini sudah habis terpakai.

Sebagian besar alat itu digunakan untuk menguji tenaga kesehatan maupun orang dalam pemantauan (ODP) yang rata-rata hasilnya negatif.

Proyek Pembangunan Terancam Tertunda di Kendal, Fokus Penanganan Virus Corona

Tujuh Tenaga Medis RSPAW Salatiga Berstatus OTG, Dikarantina 14 Hari di Rumdin Sekda

Dari Purwokerto Menuju Jakarta Hanya Tersisa KA Bima, Besok Kereta Kutojaya Selatan Dibatalkan

Belajar dari Rumah Kemendikbud - Jadwal TVRI Tayang Rabu 15 April

"Rapid test datang dari Semarang, jumlahnya 480," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (14/4/2020).

Ahmad mengatakan, pihaknya telah mengambil sampel darah orang-orang yang menjadi sasaran pemeriksaan rapid test.

Puluhan warga yang pulang dari acara keagamaan di Gowa, Sulawesi Selatan menjadi prioritas untuk pemeriksaan rapid test ini.

Menurut Ahmad, hasil rapid test bukan diagnosis yang pasti untuk menyimpulkan apakah pasien positif atau negarif Covid-19.

Pasien masih harus menjalani uji swab untuk diagnosis secara akurat.

Jika telah diuji swab, maka hasil rapid test sudah tidak berlaku.

Bisa saja hasil uji swab berbeda dengan hasil rapid test terhadap pasien.

"Kalau sudah uji swab, jangan tanya lagi hasil rapid test-nya," katanya.

Sebelumnya, seorang warga Kecamatan Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara.

Serta seorang petugas medis Puskesmas di Banjarnegara dinyatakan reaktif Covid-19 dari hasil rapid test.

Warga yang reaktif Covid-19 rupanya memiliki riwayat perjalanan dari Gowa untuk mengikuti acara ijtima jamaah tabligh bersama sekira 49 warga Banjarnegara lainnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved