Breaking News:

Berita Banyumas

Bupati Banyumas Yakini Tak Ada Lagi Insiden Penolakan Jenazah Pasien Covid-19

Achmad Husein memastikan seluruh desa di wilayahnya telah terkondisikan mau menerima jenazah pasien virus corona (Covid-19).

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Kompleks Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Banjaranyar, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas, Minggu (12/4/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Bupati Banyumas, Achmad Husein memastikan seluruh desa di wilayahnya telah terkondisikan mau menerima jenazah pasien virus corona (Covid-19).

Pernyataan tersebut disampaikannya saat pertemuan dengan perwakilan kepala desa (Kades) se-Kabupaten Banyumas, Sabtu (11/4/2020).

"Terkait kondisi pemakaman di Banyumas sangat kondusif."

Satu Lagi, PDP Terkonfirmasi Positif Corona di Banyumas, Riwayat Pernah Jenguk Pasien Asal Cilacap

Pesan Mendikbud: Pelajar Bisa Belajar di Rumah Melalui TVRI, Selama Tiga Bulan Mulai 19 April

Masa Pencegahan Virus Corona Banyumas Diperpanjang, Berlaku Hingga 29 Mei

Nuria Kurniasih Meninggal, Perawat RSUP Kariadi Semarang, PPNI: Saat Jalankan Tugas Kemanusiaan

"Kami sudah sosialisasi secara komprehensif bersama ulama setempat bila ada jenazah korban Covid-19 maka akan diterima," ujarnya kepada TribunBanyumas.com, Minggu (12/4/2020). 

Seperti diketahui sebelumnya jika sempat ada peristiwa penolakan pada salah satu jenazah Covid-19 di Kabupaten Banyumas.

Jenazah sempat ditolak beberapa warga di Desa Tumiyang dan Karangtengah.

Namun demikian, dari Kades di kedua desa tersebut sudah mengedukasi masyarakat terkait pemakaman jenazah Covid-19.

"Mereka menolak karena tidak tahu kondisinya sekarang sudah aman dan terkendali," kata Husein.

Dibalik adanya gelombang penolakan, ada pula warga desa lain yang justru siap menerima dengan lapang dada jenazah Covid-19.

Misalnya adalah Kades Banjaranyar, Karangklesem, dan Kasegeran yang juga siap menerima.

Dengan demikian menurut Bupati saat ini seluruh masyarakat Banyumas siap menerima jika sewaktu-waktu ada warga yang akan dimakamkan adalah korban Covid-19.

"Ini adalah saatnya bekerja sama bukan lagi saling eyel-eyelan atau merasa benar," pungkasnya. (Permata Putra Sejati)

Ini Panduan Memilih Masker Kain, Cegah Penularan Virus Corona

Giatkan Tracing Penyebaran Virus Corona, Dinkes Cilacap Masih Butuh Banyak Alat Rapid Test

Sudah Pulang Dinyatakan Sembuh, PDP Wanita Asal Mrebet Purbalingga Meninggal Hari Ini

Pemkab Banjarnegara Siapkan Lahan 1 Hektare, Makamkan Jenazah Pasien Virus Corona

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved