Teror Virus Corona

Lebih dari 100 Ribu Orang, Korban Meninggal Setelah Terinfeksi Virus Corona di Seluruh Dunia

Sejak pertama kali ditemukan di China, virus corona telah menginfeksi lebih dari 1,6 juta orang di dunia, lebih dari 100 ribu orang meninggal dunia

kompas.com
Ilustrasi virus corona yang menjadi pandemi global - Lebih dari 100 ribu orang meninggal di seluruh dunia, setelah terinfeksi virus corona. 

Dia percaya diri menyatakan jumlah pasien yang dirujuk ke rumah sakit akan mengalami penurunan substansial, dan menegaskan AS "mendekati puncak" wabah.

Sementara dia menuturkan korban yang meninggal "mengeriakan", Trump mengklaim ribuan nyawa terselamatkan karena kebijakan social distancing.

Dia mengharapkan total kematian bakal kurang dari 100.000 orang.

Sementara penasihatnya, Dr Anthony Fauci, memprediksi bakal ada 200.000 mortalitas.

Kebanyakan dari mortalitas itu terjadi di New York, di mana pemerintah setempat menggali kuburan massal bagi korban tanpa keluarga.

Data terbaru menunjukkan bahwa warga AS dari kulit hitam atau Hispanik dua kali kemungkinannya lebih besar tewas karena Covid-19.

Amerika Catatkan Rekor Kematian Tertingg dalam Sehari

Virus corona jenis baru (SARS-CoV-2) pertama kali ditemukan di Wuhan, China, pada akhir tahun 2019 kemarin.

Namun, semenjak wabah virus corona merebak, angka kematian tertinggi karena Covid-19 bukanlah di China.

Melainkan di Amerika Serikat (AS). Ini setelah Amerika mencatatkan 2.108 orang meninggal karena Coivd-19 dalam kurun waktu 24 jam terakhir, pada  Jumat (10/4/2020) malam waktu setempat.

Dengan angka ini, John Hopkins University mencatat AS menjadi negara dengan angka kematian tertinggi di dunia akibat Covid-19.

Hari Ini Dibuka, Kartu Prakerja Bukan Hanya untuk Pengangguran, Siapa Saja yang Boleh Mendaftar?

Menurut worldometeres.info, 18.747 orang di AS telah meninggal akibat Corona, per Sabtu (11/4/2020) pagi.

Sebanyak 502.876 orang terinfeksi Covid-19 di negara Paman Sam tersebut.

Di mana 27.314 orang di antaranya dinyatakan sembuh.

Sementara, 456.815 orang masih menjalani perawatan.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved