Berita Kriminal
Waspada Belanja Online Masker Rawan Penipuan, Sudah Transfer Rp 36 Juta Dikirim Batu-bata
Di tengah wabah yang mengancam ribuan jiwa masyarakat Indonesia, masih ada segelintir oknum yang memanfaatkan situasi untuk kepentingan pribadi.
TRIBUNBANYUMAS.COM - Di tengah wabah yang mengancam ribuan jiwa masyarakat Indonesia, masih ada segelintir oknum yang memanfaatkan situasi untuk kepentingan pribadi.
Seorang pria di Palembang dikabarkan tertipu saat membeli masker secara online.
Padahal saat ini pemerintah mewajibkan setiap warganya untuk mengenakan masker saat keluar rumah.
Juan Puncan Endrile (30) bergegas ke Polrestabes Palembang untuk membuat laporan setelah sadar ia ditipu saat belanja online melalui Instagram.
Masker pesanan yang dikirim penjual ke Juan ternyata berisi batu bata.
• Film Scorpion King 3: Battle For, Temani Anda di Rumah - Berikut Jadwal Acara TV, Rabu 8 April 2020
• Gugus Tugas Terima Donasi Rp83 Miliar dari Masyarakat untuk Percepatan Penanganan Virus Corona
• Dukung Kinerja Tim Medis RSUD Cilacap, Forkopimda Salurkan Bantuan Ini
• Rakitic Sudah Tentukan Satu Klub Tujuan, Bila Nanti Pergi dari Barcelona
Penipuan tersebut berawal saat ia memesan masker dalam jumlah banyak senilai Rp 36,4 juta di akun Instagram Intan Karlina pada Sabtu (4//42020).
Setelah berkomunikasi dengan penjual, warga Jalan Seruni, Kelurahan Bukit Lama, Palembang itu langsung mengirimkan uang sebesar Rp 36,4 juta melalui mobile banking ke rekening pelaku.
Saat transaksi, pelaku mengatakan paket akan langsung dikirim ke rumah Juan.
"Paket itu langsung dikirim ke alamat rumah saya, sesuai perjanjian saya memesan masker beberapa kotak," kata Juan, saat membuat laporan di Polrestabes Palembang, Selasa (7/4/2020).
Ketika paketan itu datang, Juan langsung membuka bungkusan kardus yang ia yakini berisi masker pesanannya.
Tapi tak disangka jika kardus pesanan masker ternyata berisi batu bata. Juan pun segera menelepon pemilik akun Instagram Intan Karlina.
Ternyata nomor telepon penjual sudah tidak aktif.
Sadar menjadi korban penipuan, Juan langsung lapor ke polisi.
"Batu bata itu dibungkus kardus, saya pesannya masker. Saat tahu itu bukan masker saya langsung telepon. Namun nomornya sudah tidak aktif lagi," ujarnya.
Sementara itu KA SPKT Polrestabes Palembang, AKP Heri mengatakn petugas telah memeriksa korban untuk mencari pelaku.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/ilustrasi-masker_1.jpg)