Teror Virus Corona

Begini Jawaban Pakar Kenapa Virus Corona Lebih Cepat Menginfeksi Tubuh Manusia

Mengapa virus corona yang baru ditemukan ini dapat menginfeksi lebih banyak manusia atau virus ini secara cepat menyebar?

Editor: deni setiawan
DOKUMENTASI WHO
Gambar mikroskop elektron pemindai ini menunjukkan virus corona Wuhan atau Covid-19 (kuning) di antara sel manusia (merah). Sampel virus diambil dari seorang pasien AS yang terinfeksi. Para ahli menambahkan gambar agar lebih tampak. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Sejak pertama kali dikabarkan pada 31 Desember 2019 hingga Minggu (5/4/2020), wabah virus corona telah menginfeksi lebih dari 1,2 juta orang di 206 negara dan dua kapal pesiar internasional. 

Virus corona baru yang menyebarkan pandemi Covid-19 di seluruh dunia menjadi perhatian seluruh pihak.

Sementara jika dibandingkan SARS yang disebabkan oleh virus SARS-associated corona virus ( SARS-CoV), WHO merilis pada 2003, wabah ini "hanya menginfeksi" sekira 8.098 orang di 26 negara.

Sangat jauh berbeda dibanding virus SARS-CoV-2 yang menyebabkan pandemi Covid-19 saat ini.

Ijab Kabul Digelar di Balai Desa, Kondisi Dusun Lockdown di Purbalingga, Pengantin Kenakan Jas Hujan

Sopir Penabrak H Supono Mustajab Tertangkap, Bersembunyi di Banjarnegara, Keluarga Tolak Berdamai

Ini Penyebab Parahnya Kasus Virus Corona di Jateng, Berikut Kata Akademisi Unnes

Mulai Hari Wajib Gunakan Masker! Achmad Yurianto: Lindungi Diri Sendiri dan Orang Lain

Lantas, mengapa virus corona yang baru ditemukan ini dapat menginfeksi lebih banyak manusia atau kenapa virus ini secara cepat menyebar?

Menurut hasil penelitian studi terbaru, protein yang terkandung dalam virus corona SARS-CoV-2 memiliki "daerah khusus" atau ridge yang lebih padat.

Hal ini membuatnya lebih mudah menempel pada sel manusia dibanding virus corona jenis lainnya.

Saat virus mudah menempel ke sel manusia, ini memungkinkan virus corona SARS-CoV-2 memiliki kemampuan menginfeksi dengan lebih baik dan mampu menyebar lebih cepat.

Dikutip dari Kompas.com, Minggu (5/4/2020), virus corona baru SARS-CoV-2 menempel pada sel manusia melalui apa yang disebut spike protein.

Ketike spike protein menempel atau terikat pada reseptor sel manusia - protein pada permukaan sel.

Itu yang berfungsi sebagai pintu masuk sel -membran virus akan bergabung dengan sel manusia.

Hal ini memungkinkan genom virus untuk masuk ke dalam sel manusia.

Semua jenis virus corona, termasuk yang menyebabkan penyakit SARS dan MERS, menempel pada sel manusia melalui spike protein.

Namun, setiap jenis virus corona memiliki struktur spike protein yang berbeda.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved