Sabtu, 9 Mei 2026

Berita Regional

Pengakuan Oknum Pembina Pramuka Aldy, yang Membunuh dan Memperkosa Mayat Siswi SMP

Pengakuan Oknum Pembina Pramuka Aldy, yang Membunuh dan Memperkosa Mayat Siswi SMP: saya sudah lama naksir, tapi susah mendekatinya

Tayang:
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi jenazah korban pembunuhan. 

“Saya sudah lama naksir, tapi susah mendekatinya,” kata Aldy, oknum pembina pramuka yang membunuh dan memperkosa mayat RN, anak didiknya.

TRIBUNBANYUMAS.COM - Oknum pembina pramuka di Kabupaten Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan (Sumsel) , Aldy Sukma Wijaya (19), tega membunuh dan memperkosa mayat RN (13), yang notabene merupakan anak didik tersangka.

Warga Desa Tebing Kampung, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan, itu mengaku suka dengan RN dan sudah lama kepincut dengan paras cantik korban.

Namun, hingga peristiwa keji terjadi, Aldy mengaku tak punya hubungan asmara dengan RN, lantaran korban susah untuk didekati.

“Saya sudah lama naksir, tapi susah mendekatinya,” katanya dikutip dari SRIPOKU.com.

Setiap hari, kata Aldy, ia selalu memperhatikan korban, karena rumahnya kebetulan dekat dengan sekolah tempat korban menuntut ilmu.

Kisah Pilu RN, Dibunuh dan Mayatnya Diperkosa Pembina Pramuka, Orangtua Menunggu di Depan Sekolah

Gubernur Khofifah Sebut Anggaran Penanganan Virus Corona di Jatim Senilai Rp2,3 Tiriliun

Gong Oh-kyun, Asisten Pelatih Timnas Indonesia Positif Virus Corona. Iwan Bule: Saya Yakin Ia Kuat

Pemain PSIS M Rio Lelang Jersey Bersejarah, Bantu Penanganan Wabah Virus Corona. Terjual Segini

Karena korban senang mengikuti ekskul pramuka, kesempatan itulah yang tidak disia-siakan pelaku untuk mendekati korban.

Aldy pun mulai aktif dan sering bantu-bantu setiap ada latihan pramuka di tempat korban sekolah.

Meski tidak mendapat surat keputuasan (SK) dan tidak dibayar honor, Aldy dengan senang hati menawarkan diri untuk ikut bantu-bantu setiap latihan pramuka yang diikuti oleh korban di sekolahnya.

Namun tersangka mengaku sampai pada hari kejadian itu, antara dirinya dan korban tidak ada hubungan asmara.

Sementara itu, kepala sekolah RN, Sugiri mengatakan bahwa pelaku merupakan alumni dari SMPN yang sama, dan rumahnya pun dekat dengan sekolah.

Resmi! Surat Telegram Kapolri: Semua Anggota Polri dan PNS di Kepolisian Dilarang Mudik Lebaran

Namun ia menegaskan, kalau pelaku tidak ada ikatan kerja dengan SMPN tersebut.

“Memang sering bantu-bantu melatih pramuka tapi dia tidak punya SK dan tidak dibayar,” tegas Sugiri, dikutip dari SRIPOKU.com.

Diberitakan sebelumnya, nasib naas dan memilukan dialami RN (13), seorang siswi sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan, Jumat (3/4/2020).

RN dibunuh dan mayatnya diperkosa oleh pembina pramuka di sekolahnya. Pembina pramuka sadis itu adalah Aldy Sukma Wijaya (19).

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved