Sabtu, 9 Mei 2026

Liga Inggris

Liverpool Tetap Berikan Gaji Penuh Karyawan yang Dirumahkan Sementara karena Virus Corona

Liverpool Tetap Berikan Gaji Penuh Karyawan yang Dirumahkan karena Virus Corona. Henderson jadi sosok terdepan pemain liga inggris peduli corona

Tayang:
Twitter/@LFC
Ilustrasi klub elit Liga Inggris, Liverpool - The Reds tetap memberikan gaji penuh bagi karyawan non pemain yang dirumahkan sementara karena wabah virus corona. 

"Klub telah mengonfirmasi bahwa para staff tetap akan dibayar 100 persen gaji mereka untuk memastikan bahwa tak ada anggota kami yang mengalami kesulitan finansial," tulis pernyataan resmi The Reds seperti dikutip oleh Sky Sports.

TRIBUNBANYUMAS.COM - Kapten Liverpool, Jordan Henderson, menjadi sosok terdepan dari semua pemain Premier League lain dalam usaha mengorganisir penggalangan dana demi melawan pandemi virus corona.

Sama dengan hampir semua klub sepak bola di dunia, Liverpool juga terkena dampak dari pandemi global virus corona.

The Reds merumahkan sementara para karyawan mereka, selama libur kompetisi Liga Inggris dan Eropa, di tengah terpaan virus corona (Covid-19).

Kisah Pilu RN, Dibunuh dan Mayatnya Diperkosa Pembina Pramuka, Orangtua Menunggu di Depan Sekolah

Gubernur Khofifah Sebut Anggaran Penanganan Virus Corona di Jatim Senilai Rp2,3 Tiriliun

Gong Oh-kyun, Asisten Pelatih Timnas Indonesia Positif Virus Corona. Iwan Bule: Saya Yakin Ia Kuat

Pemain PSIS M Rio Lelang Jersey Bersejarah, Bantu Penanganan Wabah Virus Corona. Terjual Segini

Walau demikian, The Reds memastikan para karyawan tersebut akan dapat gaji penuh.

Tindakan Liverpool ini diumumkan di saat klub-klub Premier League tengah berunding dengan asosiasi pemain dan manajer untuk potensi pengurangan remunerasi bagi para personel tim utama.

Liverpool kini bergabung bersama klub-klub Premier League lain, Tottenham, Newcastle, Bournemouth, dan Norwich dalam memulangkan karyawan mereka melalui skema Pemerintah Inggris bertajuk The Coronavirus Job Retention Scheme.

Para pekerja yang mengikuti skema tersebut akan mendapatkan 80 persen gaji mereka yang bakal dibayarkan oleh Pemerintah Inggris, dengan batas atas 2.400 pound (sekitar Rp 50 juta) per bulan, untuk setidaknya tiga bulan ke depan.

Mereka yang mendapatkan bantuan pemerintah tersebut tak boleh bekerja bagi atasan/perusahaan mereka selama masa ini.

Pengakuan Oknum Pembina Pramua Aldy, yang Membunuh dan Memperkosa Mayat Siswi SMP

Sama seperti Bournemouth dan Norwich, Liverpool bertekad untuk menambahkan bantuan pemerintah tersebut agar para karyawan non bermain ini akan menerima gaji penuh selama dirumahkan.

"Klub telah mengonfirmasi bahwa para staff tetap akan dibayar 100 persen gaji mereka untuk memastikan bahwa tak ada anggota kami yang mengalami kesulitan finansial," tulis pernyataan resmi The Reds seperti dikutip oleh Sky Sports.

"Bulan lalu, klub juga mengonfirmasi bahwa mereka akan terus membayar staff hari laga dan staff non hari laga sementara Liga Inggris dibekukan."

"Sebelum ada keputusan dari pemerintah sekali pun, ada komitmen kolektif di level senior klub - di dalam dan luar lapangan - dengan semua orang bekerja untuk mencapai solusi yang memberi keamanan bagi semua pegawai klub di dalam krisis tanpa tandingan ini," tulis mereka lagi.

"Ada pembicaraan aktif tentang topik pengurangan gaji selama periode laga-laga tak dimainkan. Diskusi ini sangat rumit dan oleh karena itu, proses tetap berlangsung." (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Liverpool Rumahkan Karyawan dengan Tetap Memberi Gaji Penuh

Wakil Jaksa Agung Arminsyah Meninggal setelah Rayakan Hari Ulang Tahun Perkawinan

Program Pengembalian 100 Persen Tiket Kereta Api Diperpanjang hingga H+10 Lebaran 2020

Satu PDP Virus Corona di Purbalingga Meninggal Dunia, Dinkes: Dua Bulan Lalu di Jogja, Sesak Napas

Satu Penumpang Citilink Meninggal Positif Virus Corona, Rute Jakarta - Pangkal Pinang pada 18 Maret

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved