Berita Viral

Viral Video Dua Orang Belanja di Swalayan Pakai APD untuk Tenaga Medis, Undang Hujatan Netizen

Viral Video Dua Orang Belanja di sebuah pasar Swalayan Pakai APD untuk Tenaga Medis, Undang Hujatan Netizen. peristiwa ini diduga terjadi di Jakarta

Istimewa
Dua orang di Jakarta berbelanja di pasar swalayan (supermarket) dengan mengenakan hazmat atau alat pelindung diri (APD) yang biasa dikenakan tenaga medis untuk menangani pasien virus corona. Tak ayal, hal ini memicu reaksi dan hujatan netizen, terlebih kebutuan APD untuk paramedis saat ini mendesak. 

Paramedis dan dokter yang merawat pasien virus corona wajib mengenakan Alat Pelindung Diri (APD).

Bila tidak mengenakan APD, maka paramedis dan dokter dilarang merawat dan melayani pasien SARS-Cov-2 atau Covid-19.

Demikian maklumat yang disampaikan Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Pernyataan tersebut ditandatangani Ketua IDI Daeng M Faqih, Jumat (27/4/2020).

Oleh karena itu, IDI meminta pemerintah menjamin ketersediaan APD bagi seluruh tenaga kesehatan.

Dalam surat pernyataan tersebut, Daeng menyebut tidak tersedianya APD bagi dokter, perawat dan tenaga medis, memungkinkan tenaga kesehatan ikut terpapar virus corona.

"Bila hal ini tidak terpenuhi maka kami meminta kepada anggota profesi kami untuk sementara tidak ikut melakukan perawatan penanganan pasien Covid-19 demi melindungi dan menjaga keselamatan sejawat," ujar Daeng.

Kisah Kejengkelan Bupati Garut Rudy Gunawan Lihat ODP Virus Corona Jalan-jalan Santai Naik Motor

Daeng mengatakan, dokter yang tertular Covid-19 selain jatuh sakit juga akan berdampak pada terhentinya pelayanan penanganan pada pasien serta dapat menularkan pada pasien.

Dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu (28/3/2020) pagi, Daeng membenarkan pernyataan yang ditandatanganinya itu.

Daeng menyebut pernyataan itu dibuat atas kenyataan minimnya APD bagi tenaga medis, termasuk dokter. Sejumlah tenaga medis juga sudah terinfeksi Covid-19, bahkan sebagian di antaranya meninggal dunia.

"Kalau petugas kesehatan banyak tumbang, nanti siapa lagi yang akan merawat pasien yang semakin banyak," kata Daeng.

"Himbauan untuk petugas kesehatan, yang pakai APD boleh merawat pasien Covid-19."

"Yang tidak pakai APD tidak diperkenankan merawat pasien Covid-19," sambung dia.

Senada disampaikan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Aceh Utara, dr Harry Laksmana.

Cukup 15 Menit Saja, Perhatikan Waktu Berjemur untuk Meningkatkan Imunitas Tubuh Lawan Virus Corona

Ia mengatakan, sejawat dokter yang bernaung di bawah organisasi profesi itu berkali-kali meminta agar pemerintah pusat menyiapkan Alat Pelindung Diri ( APD) untuk penanganan pasien Covid-19.

Para dokter yang bekerja di puskesmas sempat ketakutan karena tidak tersedianya APD di puskesmas.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved