Jumat, 10 April 2026

Berita Solo

PMI Solo Bantu 1.600 APD untuk 15 Rumah Sakit di Solo

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Solo membagikan 540 alat pelindung diri (APD) ke masing-masing kelurahan yang ada di Kota Solo.

Editor: Rival Almanaf
ISTIMEWA
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Senin (23/3/2020), menunjukan Alat Pelindung Diri (APD) yang diproduksi RSUD Moewardi Solo dengan bahan standar pabrikan yakni Polypropylene Spundbound. RSUD Moewardi Solo mampu memproduksi 200-250 APD yang dapat digunakan untuk paramedis merawat pasien corona. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Solo membagikan 540 alat pelindung diri (APD) ke masing-masing kelurahan yang ada di Kota Solo.

Selain itu, mulai Senin (30/3/2020) pihaknya akan membantu APD ke 15 rumah sakit yang ada di Solo.

"Mulai sekarang kelurahan kita berikan, ada 54 kelurahan di Solo masing-masing 10 APD."

"Jadi bisa dikasih untuk nyemprot. Karena kelurahan kan diberikan alat semprot oleh Pak Wali," kata Sekretaris/CEO PMI Kota Solo, Sumartono Hadinoto, kepada Tribun Jateng, Sabtu (28/3/2020).

UPDATE: Total 1.155 Kasus Positif Virus Corona di Indonesia, 59 Orang Meninggal, 102 Pasien Sembuh

Video Edukasinya kepada Masyarakat Viral, Nasib Naas Aiptu Edi. Tewas Kecelakaan Sepulang Tugas

Daftar Ponsel Tahan Lama dengan Kapasitas Baterai 5000 mAh dan Harga Rp 2 Jutaan

Jateng Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Corona, Apa Dampaknya?

Saat ini, katanya, pihaknya telah memiliki stok APD berupa baju pelindung diri sebanyak 600 buah.

Masing-masing kelurahan mendapat 10 buah.

Sementara mulai Senin depan, akan datang lagi 1.600 buah APD berupa baju pelindung yang akan diserahkan ke 15 rumah sakit yang ada di Solo.

"Mudah-mudahan nanti bisa datangnya (APD) ribuan, bisa langsung kita bantukan ke rumah sakit yang lain juga yang di luar Solo," kata dia.

Rumah sakit yang akan dibantu APD adalah rumah sakit yang terutama kerja sama bank darah dengan pihaknya.

Di Solo, katanya, semua rumah sakit melakukan kerja sama tersebut.

"Tidak semua rumah sakit mendapat pasien (Covid-19) yang jadi rujukan utamanya adalah Moewardi, sebentar lagi RS Bung Karno akan dibuat untuk Covid-19, tapi kadang-kadang sebelum ketahuan kan masuk rumah sakit-rumah sakit swasta atau pemerintah yang juga butuh APD, walaupun tidak khusus menangani Covid-19."

"kadang-kadang pasien itu kan ke rumah sakit juga tidak tahu, apakah suspect apa bukan kan, ke rumah sakit biasa."

"Tentunya kalau mulai ketahuan gejalanya kan akan dipindah. Pemindahan mereka juga butuh APD kan," katanya.

Sedianya, pihaknya juga akan membantu rumah sakit berupa APD selain baju pelindung.

Namun, pihaknya kesusahan untuk mencari barangnya. Sejauh ini yang tersedia hanya baju pelindung.

Berpotensi Bawa Virus Corona, Polisi Data dan Pantau Pemudik yang Tiba di Stasiun Tawang

Ramai-ramai Lockdown Desa di Banjarnegara untuk Cegah Virus Corona

Kelelahan Hadapi Virus Corona, Dokter Tirta: Percayalah, Semangat Saya Enggak Akan Padam

BREAKING NEWS: PDP Asal Cilacap yang Meninggal di RS Purwokerto Positif Corona

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved