Berita Purbalingga

Kreatif! Waspada Corona,Warga Desa Grantung Purbalingga Buat Penyemprot Disinfektan Otomatis

Virus Corona telah menjadi pandemi dunia. Bahkan di Kabupaten Purbalingga telah terdapat lima kasus pasien positif virus Corona.

Editor: Rival Almanaf
Istimewa
Masyarakat mencoba penyemprot disinfektan otomatis yang dibuat oleh warga Desa Grantung Kecamatan Karangmoncol secara swadaya. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Virus Corona telah menjadi pandemi dunia.

Bahkan di Kabupaten Purbalingga telah terdapat lima kasus pasien positif virus Corona

Antisipasi  penyebaran virus Corona (Covid-19) warga desa Grantung Kecamatan Karangmoncol swadaya membuat alat penyemprot disinfektan otomatis. 

Alat  tersebut ditempatkan disebuah bilik dan akan menyemprot  secara otomatis jika ada kendaraan yang melintas.

Hikmah Corona, Setiap Rumah di Purwonegoro Kini Terpasang Keran dan Sabun

Tes Cepat dan Luas serta Jarang Kumpul, Kunci Rendahnya Kematian karena Virus Corona di Jerman

Chord Kunci Gitar Lagu Gadis Perekam Hujan Jikustik

Tukang Ojek Pengkolan Libur Syuting, Ini Kesibukan Pemeran Bang Ojak, Tisna, dan Mas Pur di Rumah

Kasi Pemerintahan Desa Grantung, Iwan Supriyatno menuturkan alat penyemprot itu dibuat dengan hasil swadaya masyarakat bersama pemerintah desa.

Selain itu  pemerintah desa juga mendapat bantuan CSR dari PT Janu. 

 "Penyemprot otomatis menggunakan infra merah diharapkan bisa efektif untuk mencegah Covid-19. Biaya yang dikeluarkan cuma Rp 2,6 juta " jelasnya, Sabtu  (28/3/2020).

Menurutnya,  selain penyemprot otomatis  ada beberapa langkah yang telah dan akan dilakukan penyemprotan di ruang di Masjid, Musholla, sekolahan, balai desa, serta ruang publik lainnya.

Disamping itu pengawasan kepada pemudik juga telah dilakukan untuk mengkarantina mandiri selama 14 hari.

"Kami juga bekerjasama dengan Puskesmas Karangmoncol, setiap pemudik wajib screening."

"Setelah itu kami catat untuk diawasi terkait pelaksanaan karantina mandiri, "jelasnya

 Ia menuturkan pihak pemerintah desa juga membatasi kegiatan kumpul-kumpul. Masyarakat yang tidak memiliki kepentingan diwajibkan dirumah.  

"Terkait dengan masyarakat yang bandel, tidak mengindahkan peringatan dari satgas, kita laporkan ke Forkompimcam Karangmoncol untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," ujarnya.

Sementara itu Camat Karangmoncol, Juli Atmadi mengatakan kegiatan penyemprotan disinfektan telah dilakukan semua desa di wilayah kecamatan Karangmoncol. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved