Breaking News:

Berita Korupsi

Tamzil Minta Dibebaskan, Bupati Kudus Nonaktif Tegaskan Tidak Terlibat Kasus Jual Beli Jabatan

Muhammad Tamzil telah menyampaikan beberapa fakta tidak terlibat dalam kasus tindak pindana suap dan gratifikasi yang didakwakan kepada dirinya.

TRIBUN BANYUMAS/DHIAN ADI PUTRANTO
Bupati Kudus nonaktif Muhammad Tamzil berbincang dengan kuasa hukumnya seusai sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (18/3/2020). 

Ia pun menegaskan dirinya selalu mematuhi prosedur dan perundang-undangan.

Bahkan selama 10 bulan masa jabatannya, Pemkab Kudus meraih banyak penghargaan atas kinerja dan pengolahan data keuangan.

Sehingga ia meminta untuk menghapuskan semua dakwaan dan pembukaan blokir kepada kendaraan dan ATM yang ia miliki.

"Saya di sini juga menyampaikan surat dari para elemen masyarakat kepada hakim."

"Setidaknya ada tiga surat yakni dari KNPI Kudus, gabungan ormas kudus, dan Paguyuban Manakib Kudus."

"Isinya yakni meminta saya untuk dibebaskan dan segera mengaktifkan saya sebagai abdi negara kembali," tuturnya.

Sebelumnya, Jaksa KPK menuntut hukuman penjara 10 tahun atas tindak pindana korupsi yang menjerat Muhammad Tamzil.

Itu terkait dalam kasus suap untuk naik jabatan pejabat dan gratifikasi di Pemkab Kudus.

Jaksa juga menuntut hukuman denda sebesar Rp 250 juta dan hukuman pengembalian uang Rp 3,5 miliar.

"Jika tidak mau mengganti, harta bendanya akan dirampas untuk pengganti."

Halaman
123
Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved