Berita Purbalingga
Pria Berseragam Polisi Pangkat Iptu Nyaris Diamuk Massa, Diamankan Anggota Satlantas Purbalingga
Pria Berseragam Polisi Pangkat Iptu Nyaris Diamuk Massa, Diamankan Anggota Satlantas Purbalingga. Pemilik kos: dia bukan polisi
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: yayan isro roziki
Pria Berseragam Polisi Pangkat Iptu Nyaris Diamuk Massa, Diamankan Anggota Satlantas Purbalingga. Pemilik Kos: Dia Bukan Anggota Polisi
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Pria berseragam polisi dengan pangkat inspektur satu (Iptu) nyaris diamuk massa saat hendak menumpang bus di pinggir jalan raya, di sektiar pos polisi Simpang Empat Sirongge, Purbalingga, Sabtu (21/3/2020).
Beruntung, personel Satuan Lalul Lintas (Sat Lantas) Polres Purbalingga, yang berada di sekitar lokasi berhasil mengamankan pria berseragam polisi tersebut.
Setelah diamankan, belakangan diketahui pria bernama Rudiantoro Setyawan (24) yang merupakan warga Yogyakartya itu merupakan polisi gadungan, yang sedang berusaha kabur setelah menipu seorang korban.
Kasatlantas Polres Purbalingga, AKP Indri Endrowati, menuturkan kejadian berawal ketika Rudiantoro baru saja membeli handphone (Hp) aka smartphone dengan cara cash on delivery (COD).
• BREAKING NEWS: Satu PDP di RS Margono Soekarjo Purwokerto Dinyatakan Positif Virus Corona
• Sejumlah PDP Virus Corona Purbalingga Dipulangkan, Kadinkes: Ruang Isoalsinya Gantian yang Lain
• Tak Ada Pesta Perayaan di Hari Jadi ke-164 Cilacap, Bupati Sebar Pesan soal Virus Corona Via Video
• Update Virus Corona di Dunia: 271.629 Kasus Positif, 87.403 Sembuh. Kematian Italia Lampaui China
Pemilik konter yang membawa Hp pesanan pelaku pun mendatangai sebuah rumah kos di Gang Rambutan, Jalan Tentara Pelajar Purbalingga.
Titik pertemuan itu sesuai dengan alamat yang dikirim Rusdiantoro.
"Korban mengantar Hp yang dipesan dan harganya telah disepakati, kemudian bertemu di halaman kos."
"Setelah telepon seluler (ponsel) diserahkan, pelaku masuk rumah kos mengaku hendak mengambil uang," tutur dia.
Namun saat ditunggu, kata dia, pelaku tidak segera keluar. Korban menanyakan kepada pasangan suami istri pemilik rumah kos tersebut.
• Satu PDP Virus Corona Dirawat di RSUD Cilacap, Kadinkes: Saat Ini Kondisi Pasien Stabil
"Pemilik kos dan menyebut pelaku bukan polisi, melainkan orang yang menghuni kosnya tersebut," jelasnya.
Karena tidak kunjung keluar, kata AKP Indri, korban masuk ke dalam rumah dan melihat pelaku kabur melalui pintu belakang rumah.
Pelaku sudah berada di pinggir jalan besar menunggu bus untuk pulang ke Yogyakarta.
"Pelaku menggunakan seragam polisi lengkap dengan atribut pangkat Iptu," tuturnya.
Indri mengatakan korban meminta tolong warga untuk mengejar pelaku.
• UPDATE: Total Ada 450 Kasus Positif Virus Corona, Tambah 81 Kasus. DKI Jakarta Masih Tertinggi
Namun massa yang mengejar dan meriaki pelaku tidak berani menangkap karena menggunakan seragam polisi.