Liga Inggris
Menohok! Wayne Rooney Nyindir Pemerintah Inggris, Keputusan Kok Setelah Mikel Arteta Positif Corona
Semua kompetisi di Inggris dari Piala FA, Premier League hingga League 2 (kasta ketiga) dan juga liga putri, diberhentikan sementara.
TRIBUNBANYUMAS.COM - Bintang Derby County, Wayne Rooney menilai Inggris tidak serius melindungi pemain dari wabah virus corona (Covid-19).
Pendapat Rooney itu didasari oleh lambatnya Pemerintah Inggris, FA, dan Premier League, menghentikan kompetisi sepak bola di tengah pandemi virus corona.
"Saya bersyukur akhirnya kompetisi di Inggris ditunda. Namun, mengapa mereka sangat lambat memutuskan itu?"
"Padahal, situasi di sini sudah sangat mengkhawatirkan," kata Rooney dikutip dari Kompas.com, Minggu (15/3/2020).
• RSUD Margono Purwokerto Masih Tangani Dua Pasien Pengawasan, Rujukan Asal Cilacap dan Banjarnegara
• Konser Didi Kempot Ditunda, Sekda: Termasuk Seluruh Agenda Hari Jadi Kabupaten Cilacap
• Ganjar Gratiskan Warga yang Mau Tes Virus Corona, Ini Daftar Tujuh RS Milik Pemprov Jateng
Semua kompetisi di Inggris dari Piala FA, Premier League hingga League 2 (kasta ketiga) dan juga liga putri, diberhentikan sementara pada Jumat (13/3/2020).
Dalam pengumuman resminya, semua kompetisi akan ditunda sampai 4 April 2020 karena pandemi virus corona.
Keputusan itu diambil satu hari setelah Arsenal mengumumkan pelatih Mikel Arteta positif terjangkit virus corona.
Rooney menilai, kabar Arteta positif virus corona adalah pukulan telak untuk Pemerintah Inggris, FA, dan Premier League, yang sempat berencana tetap menggelar kompetisi secara tertutup.
"Di negara lain, semua kompetisi olahraga sudah lama ditunda. Namun, di sini ada wacana untuk terus berlanjut."
"Mengapa mereka baru membuat keputusan setelah Arteta dan Leicester City terdampak virus corona?" ujar Rooney.
"Sebelum kompetisi ditunda, kami para pemain di Inggris merasa diperlakukan seperti kelinci percobaan."
"Kami diminta terus bermain dalam kondisi yang tidak memungkinkan," tutur Rooney.
Terkait dengan kelanjutan kompetisi, Rooney menilai seluruh pemain tidak akan protes kapan pun liga dilanjutkan meski harus mengorbankan waktu libur musim panas.
• Paul Pogba Kini Berusia 27 Tahun, Gandeng UNICEF Galang Dana Cegah Covid-19
• Jalur Pendakian Gunung Merbabu Ditutup Sementara, Berlaku Mulai Malam Ini
• Pesan Pelatih Liverpool Banjir Pujian, WHO: Juergen Klopp Tanpa Sadar Sudah Tunjukkan Belas Kasih
"Kami siap jika harus bermain sampai September 2020. Bermain sepak bola adalah pekerjaan kami."
"Jadi kami harus siap asalkan kondisi sudah kondusif," kata Rooney.