Breaking News:

Berita Viral

Terinspirasi Sinetron, Siswi SMP Rekayasa Jadi Korban Penculikan Karena Takut Dimarahi Emaknya

Hanya karena takut dengan kemarahan mama, seorang siswi SMP berinisial SR rela merekayasa kejadian penculkan.

The Inquisitr
Ilustrasi penculikan anak - Ikat Tangan Demi Merekayasa Penculikan, Bocah 12 Tahun Takut Dimarahi Hilangkan Sandal Sang Ibu 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Hanya karena takut dengan kemarahan mama, seorang siswi SMP berinisial SR rela merekayasa kejadian penculkan.

Aksinya itu membuat keluarga dan warga di Kampung Maleleng, Kecamatan Pangkajene, Pangkep, Sulawesi Selatan panik bukan main.

Pasalnya SR sempat menghilang beberapa jam dari rumahnya.

Tak cuma itu, SR yang ditemukan dengan kondisi tangan terikat di gudang milik kerabatnya mengaku menjadi korban penculikan dan dibawa menggunakan mobil Toyota Avanza.

Dikutip TribunJakarta.com dari Kompas.com, polisi mengungkap peristiwa penculikan itu rupanya hanya karangan SR semata.

Kapolres Pangkep AKBP Ibrahim Aji mengatakan, SR terpaksa mengarang cerita rekayasa penculikan lantaran dirinya takut dimarahi orangtuanya karena menghilangkan sandal ibunya.

Komisi 9 DPR RI: Pemerintah Wajib Kembalikan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan yang Telah Dibayarkan

Hujan dari Siang hingga Malam, Berikut Prakiraan Cuaca BMKG di Cilacap Selasa 10 Maret 2020

"Awalnya adiknya korban berinisial I bilang kalau ibunya akan marah karena menghilangkan sandalnya," kata Aji.

"Korban juga sakit hati karena permintaan untuk dibelikan sepatu tidak dipenuhi orangtuanya," tambahnya di Polda Sulsel, Senin (9/3/2020).

SR kata Aji semakin sakit hati usai kakak laki-lakinya menyuruhnya untuk pergi dari rumah.

SR pun kemudian lari bersembunyi di gudang milik tantenya dan meninum obat Paracetamol 2 tablet, Asam Fenamat, dan Antalgin hingga tertidur di gudang beras tersebut.

Halaman
1234
Editor: Rival Almanaf
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved