Wawancara Khusus
Sofyan Djalil Soal Pemindahan Ibu Kota: Pembebasan Tanah Bukan Lagi Jadi Isu Besar (2-habis)
Sofyan Djalil Soal Pemindahan Ibu Kota: Pembebasan Tanah Bukan Lagi Jadi Isu Besar (2-habis)
TRIBUNBANYUMAS.COM - Nama Sofyan Djalil mulai bertengger di jajaran elite pemerintahan sejak era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Ia terus bertahan hingga pemerintahan berganti kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2014 lalu, bahkan saat periode kedua pemerintahannya.
"Pak JK (Jusuf Kalla) mengatakan saya ini seperti kunci Inggris, ke mana saja bisa. Kunci Inggris itu kompetensi. Oleh sebab itu, jika ada sesuatu, kita harus dalami dan ada interest untuk itu," kata Sofyan Djalil, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)-Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), dalam wawancara eksklusif dengan Tribunnews Network, Kamis (27/2).
Saat mendapat amanah sebagai Menteri ATR-Kepala BPN pada 27 Juli 2016, Sofyan mendapat tugas dari Presiden Jokowi untuk membereskan masalah pertanahan yang rumit.
• Sofyan Djalil Soal Pemindahan Ibu Kota: Kami Tahu Siapa Pemilik Tanah di Calon Ibu Kota (1)
• Fenomena Semburan Lumpur Setinggi Puluhan Meter di Grobogan, Warga: Ini Bukan Kali Pertama Terjadi
• Pemuda Ini Bunuh Ibu Kandung dan Tetangga, Lalu Gantung Diri di Depan Rumah
• CEO Reddit Tuding TikTok Aplikasi Parasit dan Mata-mata. Benarkah? Berikut Penjelasannya
"Pak Sofyan mari kita bereskan BPN," ujarnya menirukan perintah Presiden.
Berikut lanjutan petikan wawancara dengan pria yang pernah memimpin empat kementerian lainnya itu.
Bagaimana Anda cegah korupsi di Kementerian ATR-BPN?
Kami perbaiki sistemnya, SOP (standar operasional prosedur), termasuk pengawasannya.
Saya pikir sekarang ini BPN sudah lebih baik walaupun belum baik.
Sudah lebih baik berarti sudah bergerak dari kondisi sebelumnya. Baik itu adalah kondisi ideal.
• Deddy Corbuzier Ungkap Alasan Berhenti Jadi Mentalis dan Tolak Tawaran Go International
Sejumlah kantor BPN di daerah sudah menerapkan wilayah bebas korupsi (WBK).
Ada zona integritas, kemudian kami ikutkan lomba.
Kantor BPN di seluruh Indonesia itu jumlahnya lebih dari 500. Pegawai organik BPN sekira 19 ribu orang di seluruh Indonesia.
Kalau ditambah tenaga honorer dan pegawai kontrak (PPKPPWT), menjadi sekira 40 ribu orang.
• Persembahkan Lagu untuk BCL, Ronan Keating: Kekuatanku untukmu (Bunga)
Apa program terobosan terkait layanan dan kurangi pungli?