Berita Cilacap
Prosesi Bobok Bumbung di Cilacap, Kisah Warga Kroya Menabung untuk Bayar Pajak
Prosesi Bobok Bumbung di Cilacap, Kisah Warga Kroya Menabung untuk Bayar Pajak
Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: yayan isro roziki
TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Warga Kecamatan Kroya, khususnya warga Desa Pesanggrahan sukses menggelar 'Festival Bobok Bumbung' yang keenam di Lapangan Desa Pesanggrahan, Desa Pesanggrahan, Kroya, Senin, (24/2/2020).
Acara ini diikuti ribuan warga Desa Pesanggrahan dan sekitarnya. Juga dihadiri oleh Wakil Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rahman dan Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Heroe Harjanto, Camat Kroya Muhammad Najib, dan Kepala Desa Pesanggrahan Sarjo.
Wakil Bupati Cilacap dalam sambutannya mengatakan memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Desa dan warga Pesanggrahan yang memiliki cara kreatif dalam membayar pajak.
• Ayunkan Clurit di Jalanan, Nyali 7 Anggota Gengster Sari Ayam Ayunkan Rontok di Depan Polisi
• 70 Guru SMP di Cilacap Ikuti Pelatihan, Kepala Disdikbud: Ajak Anak Berpikir Kritis dan Kreatif
• Dikira Penampakan, Sosok Perempuan di Pinggir Sungai saat Pemancing Tolong Pelajar Hanyut Terungkap
• Kepsek SD di Purbalingga Beberkan Detik-detik Siswanya Tewas Tenggelam di Kolam Renang:Kami Menyesal
Ini tidak ditemukan di tempat lain. Bahkan menjadi sesuatu yang dibanggakan.
"Tadi saya mengisi acara di Kecamatan Dayeunluhur, saya cerita keunikan Bobok Bumbung di Pesanggrahan kepada mereka."
"Bahkan Pak Gubernur Ganjar Pranowo di kota-kota lain juga menceritakan cara unik warga Pesanggrahan membayar pajak," katanya di atas mimbar.
Syamsul menambahkan belum ada di tempat lain yang memiliki keunikan seperti di Pesanggrahan.
• Djasri ingatkan Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono Perhatikan Sektor Ekonomi
Hanya di Pesanggrahan warga menabung uang bayar pajak di taruh di dalam bambu, lalu dibuka isi tabungan itu pas prosesi buka bobok bumbung tersebut.
Dalam prosesi itu, Wakil Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rahman mendapat kesempatan membuka tiga bobok bumbung. Di antaranya ada yang berisi uang receh.
"Wah, ini pasti uang kembalian habis beli lombok," candanya kepada warga yang langsung disambut tawa warga.
• Campurkan Bahan Berbahaya Ini, Produsen Obat Kuat di Surabaya Digerebek Polisi
Sementara itu Kepala Desa Pesanggrahan Sarjo menuturkan, Festival Bobok Bumbung bisa membuat orang dari luar Cilacap datang ke sini. Festival itu bisa mengenalkan Cilacap, terkhusus daerah Pesanggrahan.
"Setiap tahun warga yang ikut festival ini semakin banyak. Setiap tahun pula acara di festival ini semakib bertambah. Seperti tahun ini kami kedatangan penari-penari dari ISI Surakarta," katanya.
• Kronologi Pencari Belut Asal Purworejo Kejang di Tengah Sawah, Meninggal di Kebumen
• Resmi, Anak Yatim Piatu WNI Eks ISIS akan Dipulangkan, Mahfud: Yang di Bawah 10 Tahun
• Jangan Lewatkan Banyumas Mantu, Nikah Massal 143 Calon Pengantin, yang Tertua Usia 94 Tahun
• Pak RW Datangi Kantor Polisi, Minta Maaf Sebarkan Peringatan Penculikan Anak. Begini Kronologinya
Sarjo mengharapkan festival ini bisa terselenggara setiap tahun dan Pesanggrahan dan Cilacap semakin dikenal luas.
Acara Festival Bobok Bumbung diawali dengan kirab jolen bumbung yang diikuti warga Pesanggrahan dan sekitarnya. Lalu diakhiri dengan prosesi pembukaan bobok bumbung oleh perwakilan pemerintah kabupaten, kecamatan, dan desa. (yun)