Jumat, 17 April 2026

Berita Regional

Detik-detik Anak Hilang di Kebun Bambu, Keluarga Mengira Ulah Sosok Gaib

Bocah 10 tahun asal Mojokerto dikabarkan hilang lantaran diduga disembunyikan makhluk halus. Anak tersebut hilang sejak Selasa (5/2/2019.

Editor: Rival Almanaf
suryamalang.com/Danendra Kusuma
Lokasi hilangnya bocah 10 tahun asal Mojokerto yang diduga dibawa makhluk halus. 

Setelah dua jam pencarian, para warga menyimpulkan bahwa IGN dibawa oleh makhluk halus.

Kemudian para warga kembali mencari IGN sembari memukul-mukul panci.

Pasalnya para warga pecaya, dengan memukul panci IGN dapat segera ditemukan.

Tak hanya itu, beberapa orang pintar (dukun) juga datang ke lokasi setelah mengetahui kabar hilangnya IGN.

"Ada 20 orang orang pintar sukarela membantu mencari IGN. Mereka menyalakan dupa dan menyan.

Chord Kunci Gitar Lagu Potong Bebek Angsa

Begini Reaksi Keluarga A6 Jika Ada yang Sakiti Aurel, Anang Hermansyah: Tidak Terima!

Selain itu, keluarga juga mendatangi orang pintar di wilayah Jolotundo, Jetis, Kabupaten Mojokerto. Kata orang pintar itu, Irfan dibawa kalap darat," ujar Ninis Eriani.

Menurut keterangan para dukun tersebut, IGN berada di area kebun bambu tetapi berpindah-pindah.

"Kami pun mengepung lokasi kebun bambu. Para warga disebar diseluruh area kebun bambu," ucap Achmad Zaenuri, seorang relawan yang ikut mencari.

"Para warga dan polisi yang mencari berjumlah 60 orang. Kami mencari Irfan hingga subuh. Tapi hasilnya tetap nihil.

Pencarian dilanjutkan pagi pukul 07.00 WIB," tandasnya.

Setelah 17 jam pencarian, akhirnya IGN ditemukan di sebuah kubangan air dalam kondisi tak bernyawa.

IGN ditemukan warga dan relawan di kubangan air bekas pabrik pembuatan batu bata di belakang kebun bambu.

Awas Penipuan Berkedok Sensus Penduduk Online, Jangan Pernah Berikan Data Ini, Bahaya!

Kode Ingin Anak Perempuan, Ini 6 Momen Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Ingin Punya Anak Lagi

Alexandra (28), seorang warga yang pertama kali menemukan jasad IGN mengatakan, kala itu dirinya bersama seorang relawan Achmad Zaenuri (60) tengah mengaduk-aduk kubangan dengan tongkat bambu. Dia dan relawan mengaduk-aduk kubangan air kurang lebih selama 10 menit.

"Tiba-tiba tubuh IGN muncul kepermukaan air. Tubuhnya tertelungkup. Kami langsung evakuasi," kata Alexander pada Rabu (6/2/2019).

Ia juga mengatakan bahwa warga sempat mencari di lokasi yang sama kemarin malam, tetapi tak menemukan IGN.

"Tapi aneh juga, hari ini kami mengaduk kembali kubangan itu dan menemukan tubuh Irfan. Kubangan itu mempunyai kedalaman sekitar 3 meter," pungkasnya. (*)

Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved