Berita Semarang
Waspada Perampasan Handphone Anak Sedang Marak, Begini Kata Polisi
Pelaku perampasan Handphone yang menyasar anak-anak marak terjadi di Kota Semarang.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: Rival Almanaf
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pelaku perampasan Handphone yang menyasar anak-anak marak terjadi di Kota Semarang.
Bahkan ihwal kasus tersebut tengah ramai diperbincangkan di media sosial.
Informasi yang dihimpun Tribunjateng.com, pelaku telah melakukan aksinya berkali-kali dengan modus yang sama.
Modus pelaku yakni berpura-pura mengenal orangtua dari korban yang disasar.
• Viral Polisi Mengenakan Jaket Ojol Berhentikan Pengguna Sepeda Motor, Begini Kisah Sebenarnya
• Romantisme Dua Sejoli Asal Wuhan China, Suami Gigih Rawat Istri yang Tertular Corona
• Baru Seminggu Melahirkan, S Diseret dan Dipukuli Suaminya. Begini Kisahnya . . .
• Kisah Polisi Tidak Lupa Jasa Orangtua Seorang Penjual Gado-gado, Langsung Cium Kaki Saat Dikunjungi
Lantas korban diarahkan untuk membonceng pelaku dan mengajak korban tersebut ke tempat yang sepi.
Setelah itu pelaku melancarkan aksinya dengan merampas handphone korban.
Bahkan pada Selasa (19/2/2020) pelaku melakukan aksinya sebanyak tiga kali di tempat yang berbeda dengan kurun waktu kurang dari enam jam.
Rinciannya pelaku beraksi di wilayah Kelurahan Bendan Duwur Kecamatan Gajah Mungkur sekira pukul 13.30 WIB, kemudian di Manyaran,Semarang Barat sekira pukul 14.30 dan Purwosari Perbalan, Semarang Utara pukul 17.00 WIB.
Kendaraan yang digunakan pelaku sama yaitu Motor Matik jenis Mio M3 125 warna merah tanpa plat nomor.
Diduga dalam aksi terakhirnya di Kelurahan Purwosari pelaku yang saat itu menggunakan kaos lengan panjang warna biru dan lengan warna putih, helm SNI, bercelana panjang, tampak melakukan aksi serupa yang menyasar anak-anak.
• Megawati : Kalau Anaknya Tidak Mampu Jangan Dipaksa Maju, Puan Maharani Beda
• Kisah Michelle Mahasiswi Asal Purbalingga yang Sempat Terjebak di Wuhan
• RUU Ketahanan Keluarga Sebut 4 Jenis Penyimpangan Seksual. Apa Saja?
• Video Kadus Sukoreno Wonosobo Meninggal Tertimbun Tanah Longsor
Aksi pelaku tersebut sempat terekam CCTV warga.
Sementara Kapolsek Semarang Utara, Kompol Johan Valentino membenarkan ada laporan terkait perampasan handphone dengan korban anak-anak di wilayah hukum Polsek Semarang Utara.
"Iya ada laporan warga mengenai kasus tersebut," bebernya saat dihubungi Tribunjateng.com, Rabu (19/2/2020) malam.
Namun, Kapolsek enggan memberikan keterangan lebih lanjut tentang kasus tersebut.
"Nanti keterangan sekalian saat kami tangkap pelakunya, sekarang masih kami lidik," tegasnya.
(IWN)