Liga Champion
Prview UEFA Champion League: Tottenham vs Leipzig, Duel Nahkoda Beda Generasi - Beda Gaya
Prview UEFA Champion League: Tottenham vs Leipzig, Duel Nahkoda Beda Generasi, Mourinho melawan Nagelsmann
TRIBUNBANYUMAS.COM - Ketika nahkoda klub Bundesliga RB Leipzig, Julian Nagelsmann (32) lahir, Jose Mourinho baru saja gantung sepatu sebagai pemain di klub amatir, Comércio e Indústria di Portugal pada 1987 lalu.
Kini keduanya akan saling adu strategi saat Tottenham Hotspur menjamu wakil Jerman, RB Leipzig dalam leg pertama 16 besar Liga Champions di Stadion Tottenham, London, Kamis (20/2) dini hari.
Pelatih Leipzig, Nagelsmann tak hanya terpaut jauh dalam usia, 25 tahun, dengan pelatih Tottenham, Mourinho, tapi ia juga terpaut jauh dalam perolehan trofi.
Nagelsman juga berbeda gaya dengan Moruinho. Nagelsmann senang sepak bola menyerang atraktfi, MOu lebih suka pragmatis dan seringkali super defensif.
• Pasutri di Brebes Sekap Siswi SMP dan Paksa Hubungan Threesome, Iming-iming Rp5 Juta hingga Jenglot
• UPDATE: Korban Tewas Virus Corona di China Capai 2.000 Orang
• UEFA Champions League Borussia Dortmund vs PSG 2-1, Haaland Borong Gol Kemenangan Die Borussen
• UEFA Champions League Atletico Madrid vs Liverpol 1-0, dari Surga Menjadi Neraka The Reds
Memang, sejauh ini Nagelsman belum meraih trofi satu pun, sedang Mourinho telah mengoleksi 25 trofi juara di berbagai klub elite.
Namun demikian, seperti dikutip dari AFP, banyak yang menilai bahwa Nagelsmann justru orang yang lebih pantas dari Mourinho untuk menggantikan pelatih Tottenham terdahulu, Mauricio Pochettino
Meskipun kurang pengalaman, Nagelsmann dinilai akan menjadi pewaris alami dari Pochettino.
Ini dengan asumsi jika pemilik Spurs, Daniel Levy masih ingin mempertahankan gaya sepak bola yang menekan, menyerang, dan agresif ala Pochettino terdahulu.
• Curahan Kesedihan Bunga Citra Lestari, Ucapkan Terima Kasih hingga Minta Doa untuk Ashraf dan Noah
Sayangnya, Tottenham, dan banyak klub elite lain banyak yang terlambat bergerak untuk mendapatkan salah satu pelatih bertalenta di Eropa ini.
Setelah 3,5 musim mentransformasi Hoffenheim dari tim yang berkutat di papan bawah Bundesliga hingga jadi lolos ke babak kualifikasi Liga Champions, Leipzig pun mengendus bakat luar biasa Nagelsmann.
Mereka optimistis, pelatih muda ini sangat potensial memenuhi ambisi tinggi Red Bull untuk melengserkan tim raksasa Bayern Muenchen yang sudah terlalu lama merajalela di Bundesliga.
Karenanya, kesepakatan kontrak itu sudah diteken jauh sebelum musim lalu berakhir. Bagaimana larisnya pelatih muda ini tergambar dalam ilustrasinya di The Independent.
• Soal Pembebastugasan Dosen Unnes, Akademisi Ubhara: Mengorbankan Kampus Tempat Suci Berpikir Kritis
"Ini seperti ketika Anda pergi ke disko dan Anda lajang, Anda tidak akan pernah menemukan seorang gadis. Lalu, ketika kamu pergi ke disko dengan pacarmu, justru banyak gadis yang menginginkanmu," ujarnya.
Pendekatan berani dari pelatih muda, ditambah energi dari pasukan mudanya telah melesatkan Leipzig ke tiga besar di Bundesliga musim lalu. Untuk pertama-kalinya pula mereka lolos ke 16 besar Liga Champions.
Duel dini hari nanti tak hanya antara pelatih muda potensial kontra pelatih berpengalaman, tapi juga tim muda energik dengan tim yang sudah sarat pengalaman.
Tahun lalu, Spurs jadi runner-up, dan tiga musim berturut-turut selalu lolos ke 16 besar.
• Liverpool vs Atletico Madrid 1-0, Meski Kalah Van Dijk Tak Menyerah: Masih Ada 90 Menit di Anfield
"Jose punya pengalaman di berbagai situasi. Dia menukangi begitu banyak duel sistem gugur, dan ia tahu betul apa yang harus dilakukan agar timnya lolos.
Sedang saya hanya punya pengalaman di sistem gugur di ajang DFB-Pokal (German Cup)," kata Nagelsmann merendah.
Namun bagaimana pun, tak semua pengalaman Mou di Liga Champions positif. Terakhir kali ia mengangkat trofi adalah satu dekade lalu. Dia bahkan tak pernah meloloskan lagi timnya ke 16 besar sejak 2014 lalu.
Kekalahan dari Sevilla saat menangani Manchester United, dan kekalahan dari Paris saint Germain dalam periode keduanya bersama Chelsea, ditandai dengan pendekatannya yang terlalu berhati-hati, yang merupakan ciri khas Mourinho.
• Kisah Pilu Keluarga Sutradara Film di China, Satu Per Satu Direnggut Wabah Corona
Pragmatis, defensif, dan mengandalkan serangan balik. Itulah jurus utama Mourinho.
Toh, jurus itu masih belum terlihat kental ada para Tottenham dalam masa empat bulan pertamanya di sana.
Kemenangan 3-2 atas Aston Villa adalah kali kesembilan mereka kebobolan lebih dari satu gol dalam 20 laga di berbagai kompetisi.
Dan itu menjadi sinyal bahaya mengingat Leipzig punya bomber berbahaya seperti Timo Werner yang sudah mengemas 20 gol di Bundesliga.
• Siswi SMA Ditangkap Polisi Karena Buang Bayi Hasi Hubungan Inces dengan Adik Kandung
• Kisah Kegigihan Mbah Marjo demi Berhaji ke Tanah Suci di Usia 84 Tahun, Jualan Kelor Saban Hari
• Prostitusi Online di Cilacap, Pesan Melalui Whatsapp, Dipatok Rp 500 Ribu Sekali Kencan
• Kisah Keluarga Korban Helikopter MI-17 TNI AD, Putri Sulung Mimpi Ayah Pulang Saat Heli Hilang
Bersama partnernya, Emil Forsberg, duo ini menyumbang hampir separuh dari 20 gol Leipzig di Liga Champions
"Ini akan sulit karena kami berada di tiga kompetisi dan kami tidak memiliki skuat untuk itu karena kami memiliki begitu banyak pemain yang cedera,” kata Mourinho di BBC.
Spurs memang masih tanpa Harry Kane. Moussa Sissoko juga absen, dengan Juan Foyth, dan Erik Lamela pun kondisinya meragukan.
Namun tim tamu pun tak bisa tampil dengan kekuatan lengkap. Nagelsman kehilangan Willi Orban, dan Ibrahima Konate yang cedera, sedang Dayot Upamecano terkena hukuman kartu.
Perkiraan Susunan Pemain:
Tottenham Hotspur (4-3-3): Lloris; Aurier, Alderweireld, Sanchez, Davies; Alli, Winks, Lo Celso; Son, Moura, Bergwijn
RB Leipzig (3-4-1-2): Gulacsi; Mukiele, Klostermann, Halstenberg; Sabitzer, Haidara, Laimer, Angelino; Nkunku; Werner, Poulsen.
(Tribunnews/den)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/pemain-andalan-tottenham-hotspur-son-heung-min-kiri-dan-toby-alderweireld_.jpg)