Breaking News:

Berita Populer

5 Berita Populer: Oknum Guru di Banjarnegara Cabuli Murid - Sepasang Tamu Hotel di Baturraden Tewas

Berikut lima populer dalam sepekan yang dihimpun TribunBanyumas.com. Lima berita ini menyedot animo pembaca, dari berbagai daerah.

Tribunbanyumas.com/Khoirul Muzaki
Kapolres Banjarnegara merilis kasus persetubuhan anak di bawah umur di Mapolres 

Mereka kini mengalami dampak langsung penyebaran virus Corona.

Rata-rata mereka bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) di sana.

Sampai saat ini, semua warga Hongkong diwajibkan memakai masker ketika beraktivitas.

Bahkan, pemerintah Hongkong mengimbau setiap satu masker hanya digunakan selama empat jam.

Pada jam berikutnya, harus ganti masker sebagai cara perlindungan diri dari wabah virus Corona.

Fatalnya, stok masker di Hongkong terbatas. TKI di Hongkong tidak bisa menggunakan masker sesuai dengan imbauan dari pemerintah Hongkong.

Koordinator Forum Komunitas Warga Cilacap di Hongkong, Sri Martuti menceritakan kondisi tersebut kepada Tribun Banyumas, Selasa, (11/2/2020).

Sri menambahkan, saat ini pihak KJRI di Hongkong sudah menyalurkan bantuan masker ke TKI.

Namun, jumlah TKI yang banyak dan anjuran pemakaian yang setiap empat jam ganti, membuat bantuan masker dari pemerintah tidak mencukupi.

"TKI asal Cilacap sangat mengharapkan bantuan dari Pemkab Cilacap untuk mengatasi kondisi ini," katanya kepada Tribun Banyumas, Selasa, (11/2/2020).

Sampai saat ini, kata Sri, terpantau masih banyak TKI asal Cilacap yang belum mendapatkan masker.

Sedangkan di sisi lain, kondisi sudah darurat, pemerintah Hongkong mengimbau warganya mengurangi aktivitas di luar rumah dan menjauhi keramaian.

"Di Hongkong sendiri stok masker terbatas. Sehingga majikan tidak memberi masker kepada asisten rumah tangga (ART).

Selengkapnya klik di sini ===>

4. Sepasang Tamu Hotel di Baturraden Banyumas Tewas, Polisi Temukan Pil dan Cairan

 Dua orang tamu di salah satu hotel di daerah Baturraden, Banyumas ditemukan sudah tidak bernyawa pada Selasa (11/2/2020) sekira pukul 13.30 WIB.

Dua orang korban ditemukan dalam kamar nomor 01, masuk dalam Desa Karangmangu RT 7 RW 2, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas.

Korban meninggal atas nama MA (54) seorang karyawan swasta yang beralamat di Jalan RC Veteran RT 1 RW 1, Kelurahan Bintaro, Kecamatan Pesangrahan, Jakarta Selatan.

Sementara korban kedua adalah seorang perempuan atas nama YI (43) Jakarta, beralamat di Jalan Haji Ali Nomor 3 RT 6 RW 7 Kelurahan Bintaro, Kecamatan Pesangrahan, Jakarta Selatan.

Berdasarkan hasil otopsi yang dilakukan tim dokter RS Margono Soekarjo Purwokerto, kedua korban diduga meninggal akibat serangan jantung.

Hal itu disampaikan oleh Kasat Reskrim Polresta Banyumas, AKP Berry.

Diduga keduanya meninggal setelah mengkonsumsi obat-obatan dan minuman berenergi yang ditemukan di lokasi kejadian.

"Kita melaksanakan gelar dengan tim dokter yang melaksanakan.

Dari hasil otopsi penyebab meninggalnya itu ada semacam serangan jantung yang dipicu oleh semacam zat kimia atau minuman yang sebelumnya dikonsumsi oleh keduanya," ujar Berry saat dihubungi TribunBanyumas.com, Rabu (12/2/2020).

Selengkapnya klik di sini ===>

5. Update Temuan Candi Baru di Dieng, Ada yang Menarik, BPCB Segera Lakukan Eskavasi

Update Temuan Candi Baru di Dieng, Ada yang Menarik, BPCB Segera Lakukan Eskavasi

Balai Pelestari Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah akan segera melakukan eskavasi terhadap temuan candi baru di Desa Dieng Kulon Kecamatan Batur Banjarnegara.

Kepala UPTD Objek Wisata Dieng Aryadi Darwanto mengatakan, eskavasi akan dilakukan mulai tanggal 17 Februari 2020 mendatang.

Menurut dia, eskavasi akan dilakukan selama lima hari oleh tim peneliti dari BPCB.

Eskavasi adalah penggalian di tempat yang menyimpan benda purbakala.

Eskavasi bertujuan untuk menemukan data arkeologi atau kepurbakalaan yang akan berguna bagi ilmu pengetahuan dan upaya pelestarian.

"Eskavasi mulai tanggal 17 Februari,"katanya

Temuan candi baru di dekat museum Kaliasa Dieng ini cukup menarik sehingga layak dilakukan eskavasi.

Bangunan setinggi sekitar 1,3 meter yang ditemukan saat penggalian untuk pembangunan septic tank itu tersusun dari 10 lapis batu.

BPCB belakangan memastikan benda itu adalah struktur bangunan candi pada bagian bawah atau kaki.

Bagian teratasnya adalah selasar yang menghubungkan kaki dengan bagian tubuh candi.

Upaya untuk merekonstruksi candi ini bukan hal mustahil.

Meski bangunan sudah tidak utuh, petugas belakangan menemukan banyak material candi di sekitar lokasi penemuan itu.

Material bagian dinding atau tubuh candi itu sebagian dimanfaatkan warga untuk memagari lahan pertanian di sekitar penemuan candi.

Tetapi belum pasti apakah material itu bagian dari struktur candi yang ditemukan.

Selengkapnya klik di sini ===>

Itulah lima berita paling populer dalam pekan ini yang dihimpun TribunBanyumas.com. (*)

Penulis: yayan isro roziki
Editor: yayan isro roziki
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved