Berita Video
Video Legitnya Ayam Bakar Babeh Kuliner Cilacap
Pelanggan mesti antri untuk dapat menikmati menu ayam babeh. Sukses Buka Dua Cabang di Cilacap, Apa Rahasia Dwi Yulianto Kelola Ayam Bakar Babeh?
Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: Abduh Imanulhaq
Dia mengatakan, memang sudah menjadikan kewajiban pelanggan mendapat pelayanan yang maksimal.
”Saya belajar tentang pelayanan restoran waktu di sekolah dulu,” kata laki-laki yang menimba ilmu restoran di SMK N 3 Purwokerto tersebut.
Bekal ilmu dari sekolah tersebut, dia gunakan dalam menjalankan bisnis kuliner tersebut.
Termasuk dalam hal persiapan, penyajian, dan pelayanan. Bahkan, dalam hak kecil pun Dwi perhatikan.
”Saya imbau karyawan yang kerja di sini memakai peci atau penutup kepala yang lain seperti topi dan yang lain,” ceritanya.
Aturan itu tidak sekadar agar karyawan terlihat modis.
Namun, untuk mengantisipasi rontokan rambut jatuh di makanan pesanan pelanggan.
Minta Kritk dan Saran dari Pelanggan
Dwi menceritakan kunci sukses menjalankan rumah makannya dengan cara mendengarkan keluhan pelanggan dan meminta kritik atas kekurangan yang ada di Ayam Bakar Babeh.
Itu mengapa di samping meja makan, terdapat kertas yang bertuliskan ”kritk dan saran”.
”Dulu waktu awal buka, saya sering meminta langsung kritik dan saran dari pelanggan,” kenang Dwi.
Dari pola komunikasi seperti itu. Dwi bisa langsung mengetahui kekurangan bumbu makanannya dan cara pelayananannya.
Tentu yang paling penting, saran dari pelanggan tentang bumbu makanan.
Dwi mempertimbangkan betul saran bumbu dari pelanggan, lalu dia olah sendiri. Juga, dibantu oleh saudaranya yang pandai memasak ayam bakar.
”Jujur ya, bukan bermaksud sombong, sejak awal buka, rumah makan ini sudah ramai,” kata bapak beranak satu ini.