Merdeka Belajar - Kampus Merdeka Kemendikbud. Ini Keuntungan bagi Mahasiswa
Mendikbud, Nadiem Anwar Makarim, meluncurkan kebijakan Merdeka Belajar dengan tajuk Kampus Merdeka. bebas ikuti kegiatan di luar selama 3 semester
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: yayan isro roziki
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Beberapa waktu yang lalu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim, meluncurkan kebijakan Merdeka Belajar dengan tajuk Kampus Merdeka.
Kebebasan diberikan kepada mahasiswa untuk mengambil kegiatan di luar program studi (prodi) hingga tiga semester.
Diharapkan kebijakan tersbut membuat mahasiswa dapat memiliki kebebasan menentukan rangkaian pembelajaran mereka.
Sehingga tercipta budaya belajar yang mandiri, lintas disiplin, dan mendapatkan pengetahuan serta pengalaman yang berharga untuk diterapkan.
• Tim Putri PGN Popsivo Polwan Kandaskan Perlawanan Tim Putri Jakarta BNI 46
• SIAPPmas akan Ikuti United Nations Public Service Awards 2021 di Amerika Serikat. Aplikasi Apa Itu?
• Angin Kencang di Wanareja Cilacap, 4 Rumah Dilaporkan Rusak
• Siti Hajar, Si Perempuan Tangguh. Sehari Panjat 60 Pohon Pinang demi Hidupi 4 Anggota Keluarga
Kepala Biro Kerjasama dan Hubungan Masyarakat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Ade Erlangga Masdiana, mengatakan jika kampus juga diberikan kebebasan dalam mengembangkan diri.
"Ada berbagai macam kegiatan mahasiswa di luar prodinya di antaranya magang atau praktik kerja, pertukaran pelajar, pengabdian masyarakat.
Bisa saja mahasiswa terlibat dalam wirausaha, riset, studi independen, maupun kegiatan mengajar di daerah terpencil, dan kegiatan lainnya yang disepakati dengan program studi," katanya kepada TribunBanyumas.com, Minggu (2/2/2020) di RM Oemah Daun Purwokerto.
Menurutnya program tersbut bukanlah pemaksaan.
• UPDATE: 25 Negara Konfirmasi Virus Corona, 14.380 Kasus dan 304 Tewas
"Kalau ingin seratus persen di dalam prodi itu, itu adalah hak mereka.
Ini hanya opsinya untuk mahasiswa, tapi ini adalah suatu kewajiban bagi perguruan tinggi untuk memfasilitasinya," paparnya.
Kampus Merdeka ini, bertujuan untuk mengubah program S-1 agar mendorong mahasiswa dapat belajar menghadapi
masa depan yang penuh ketidakpastian.
Program tersebut untuk mengubah sistem S-1 yang benar-benar mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia luar.
• Takluk dari JPE, Tim Putra PBS Tanpa Kemenangan di Purwokerto
Dalam kesempatan tersebut Ade menjelaskan jika pokok Merdeka Belajar
Ingin menyampaikan bahwa belajar itu harus merdeka dan tidak ada tekanan.
Belajar itu harus membangun karakter atau kepribadian dari anak.
Kebijakan tersebut dikatakan telah jamak dilakukan oleh perguruan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/kabiro-kerjasama-dan-humas-kemendikbud-ade-erlangga-masdiana.jpg)