Kemenkes: Pakaian Bekas dan Buah Impor Bukan Medium Penyebaran Virus Corona
kementrian kesehatan mengimbau masyarakat untuk tak percaya begitu saja, bahwa media penyebaran virus corona adalah pakaian bekas dan buah impor china
TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Penyebaran virus corona menjadi 'teror' menakutkan bagi sebagian besar masyarakat, di berbagai belahan dunia saat ini.
VIrus mematikan asal Wuhan, Provinsi Hubei, China ini dilaporkan sedikitnya telah menewaskan 56 orang.
Ketakutan mengeneai penyebaran virus ini, juga dirasakan masyarakat Indonesia.
Bahkan, beredar kabar virus ini bisa menyebar melalui pakain bekas dan buah-buahan dari China.
• Maia Estianty Sebut Dul Jaelani Sangat Mirip dengan Ahmad Dhani di Panggung Indonesian Idol
• Sembuh dari Virus Corona Begini Cerita Warga Wuhan : Kulit Terbungkus Rapat saat Dirawat
• Update : 13 Orang di Indonesia Suspect Corona, 11 Negatif Dua Masih Menunggu dari Jambi dan Bandung
• Lima Fakta Sidang Kasus Grab di Purwokerto, Mulai Order Grab Food Sate Babi hingga Merugi 50 Persen
Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2p) Kementrian Kesehatan RI, Dr Anung Sugihantono, memnita masyarakat tidak percaya begitu saja, kalau ada yang mengatakan penyebaran virus corona bisa berasal dari pakaian bekas impor ataupun buah dari China.
Ia menegaskan, sampai saat ini mekanisme penularan yang sesungguhnya belum diketahui.
Badan Kesehatan Dunia (WHO) masih dalam penyelidikan dan pengawasan terhadap kasus virus corona yang sudah menyebar ke berbagai negara selain wilayah asalnya yaitu, di Wuhan, Provinsi Hubei, China.
Namun, dugaan yang paling kuat penyebaran tersebut terjadi melalui kontak langsung.
• Kisah Maryati yang Kehilangan Motor saat CFD Kali Pertama Digelar di Purbalingga
Kontak langsung terjadi saat kita berbicara dengan orang terjangkit atau orang yang baru pulang dari Wuhan yang mungkin memiliki virus tetapi belum ada gejalanya.
Selain itu juga bisa melalui udara di sekitar ketika Anda, serta bisa juga melalui droplet.
Droplet merupakan partikel kecil dari mulut (air liur) penderita, yang mengandung mikroorganisme penyebab penyakit.
"Tidak ada ceritanya pakaian, termasuk baju bekas atau makanan impor dari China bisa menyebar (virus Corona) melalui itu," kata Anung di gedung Kemenkes RI, Senin (27/1/2020).
• Kisah Korban Begal Payudara di Kesugihan Cilacap, Ungkap Kronologinya, Kini Masih Trauma
Selama, semua barang tersebut dicuci dengan bersih tidak akan ada masalah.
Namun, ini tak hanya barang yang dibeli dari China. Semua barang yang dibeli dari manapun harus mendapat perlakuan yang sama, yakni dicuci sampai bersih.
Hal yang perlu diwaspadai juga adalah untuk tidak dekat-dekat dengan pasar unggas, hewan liar yang diduga menjadi sumber penularan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/ilustrasi-jeruk-impor.jpg)