Senin, 11 Mei 2026

Teror Virus Corona

Soal Virus Corona, Ini Tugas Khusus Menkes Terawan dari Presiden Jokowi

Presiden Jokowi memberi tugas khusus untuk Menkes dr Terawan Agus Putranto. Presiden ingin Menkes memastiak tak ada warga terjangkit corona

Tayang:
SETPRES/AGUS SUPARTO
Presiden Joko Widodo melakukan peninjauan lokasi longsor di kawasan Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Selasa (7/1/2020). Dalam kunjungan ke lokasi longsor tersebut Presiden Jokowi didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menseskab Pramono Anung, Menkes Terawan Agus Putranto, dan Mensos Juliari Batubara. 

Menurut WHO, virus Korona adalah keluarga besar virus yang berkisar dari flu biasa hingga penyakit yang jauh lebih serius.

10 Negara yang Resmi Konfirmasi Telah Terjangkit Virus Corona, Menyebar hingga Eropa dan Amerika

Penyakit-penyakit ini dapat menginfeksi manusia dan hewan. Ketegangan yang menyebar di Tiongkok terkait dengan dua virus Korona lain yang telah menyebabkan wabah besar dalam beberapa tahun terakhir.

Sindrom pernapasan Timur Tengah juga dikenal sebagai MERS (Middle East Respiratory Syndrome) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).

Gejala infeksi virus Korona berkisar dari masalah pernapasan, kesulitan bernapas, demam dan batuk. Kasus pneumonia yang jauh lebih parah di antaranya gagal ginjal, sindrom pernapasan akut dan kematian.

Terpisah Wakil Presiden Ma'ruf Amin meyakini pemerintah sudah bertindak dalam hal antisipasi terhadap Pneumonia Unknown Causes atau virus Korona yang dikhawatirkan pada beberapa hari belakangan.

Kronologi Mencekam 4 Pelajar SMP Berlarian ke Jurang saat Dikejar Pelajar Lain, 1 Tewas

"Saya kira kita sudah mengantisipasi kemungkinan, jadi belum ada kepastian untuk masuk," ujar Ma'ruf.

Kementerian Kesehatan di bawah Menkes Terawan, dikatakan Ma'ruf, sudah mendata sejumlah kemungkinan terkait virus yang bersumber dari Cina tersebut.

"Kementerian Kesehatan sudah menyiapkan antisipasi mereka yang datang dari berbagai di luar negeri khususnya dari China, khusus dari Wuhan, jadi sudah ada antisipasi," ujarnya.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencegah masuknya virus Korona ke Indonesia, dengan menyiapkan termoscanner di 135 pintu keluar masuk negara Indonesia.

Jadwal dan Tempat Pelaksanaan Tes SKD Kementerian Riset dan Teknologi

"135 pintu negara baik udara, laut, maupun darat yang jaga petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan," kata Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kemenkes Anung Sugihantono.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko meminta Kementerian Kesehatan untuk melakukan pencegahan masuknya virus Korona ke Indonesia.

"Kemarin saya sudah tanya ke Menkes, apa langkah-langkah kita untuk melakukan preventif, jangan sampai kecolongan gitu," ucap Moeldoko di kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (24/1).

Menurut Moeldoko, Kemenkes telah melakukan pencegahan dengan menyiapkan timnya di setiap pintu masuk negara, baik di pelabuhan maupun bandara. "Dipintu masuk ada upaya untuk mendeteksi, yang paling pentjng adalah preventifnya," kata Moeldoko.

Trump Bilang Rudal Iran Tidak Memakan Korban, Kenyataanya 34 Tentara AS Cedera Otak

Sementara terkait adanya permintaan agar pemerintah menerbitkan travel warning ke negara China, Moeldoko mengaku sampai saat ini belum diputuskan.

"Belum ada, tapi untuk masyarakat Indonesia yang sudah ada di sana, pasti bisa antisipasi dengan baik," tutur Moeldoko.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved