Breaking News:

Kepala BIN Budi Gunawan: Keberadaan Keraton Agung Sejagat dan Sunda Empire Sudah Lama Terdeteksi

Kepala BIN, Budi Gunawan, menyebut sejatinya lembaga negara itu telah lama mengendus keberadaan Keraton Agung Sejagat (KAS) dan juga Sunda Empire

TRIBUNNEWS.com/HERUDIN
Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) Budi Gunawan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Keberadaan Keraton Agung Sejagat (KAS) Purworejo telah lama dideteksi oleh Badan Inteljen Negara (BIN).

Kepala BIN, Budi Gunawan, mengatakan tak hanya KAS Purworejo, pihaknya juga sudah lama mendeteksi keberadaan Sunda Empire.

Namun, menurutnya, keberadaan 'kerajaan' itu baru menghebohkan publik beberapa waktu belakangan ini.

Terungkap! Raja Keraton Agung Sejagat Totok Santoso Pernah Ikuti Kegiatan Sunda Empire

Dosen PTS di Semarang Meninggal Setelah Mobilnya Mengalami Kecelakaan Tunggal di Banyumanik

Kado Pahit Ultah Guardiola, Aguero Cetak Brace Machester City Ditahan Imbang Crystal Palace 2-2

Ibu Kota Diguyur Hujan, Puluhan Rumah di Kebon Jeruk Jakarta Barat Kembali Terendam Banjir

Kehebohan terjadi, setelah kegiatan kedua 'kerajaan' itu ramai bermunculan di media sosial (medsos).

“Itu kami sudah lama mendeteksinya, tetapi baru muncul (ramai),” ujar Budi, kepada wartawan selepas acara pelantikan PB e-Sports, di Hotel Kempinski, Jakarta, Sabtu (18/1/2020), seperti dikutip Antara.

Budi menuturkan, aparat kepolisian akan memproses secara hukum jika ditemukan unsur pidana dalam kegiatan dua komunitas tersebut.

Kisah Buruh Tani Harus Tebus Seragam Kebangsaan Keraton Agung Sejagat Seharga Rp 2 Juta

“Yang penting ada memang keraton-keraton yang tergabung dalam kerajaan Nusantara. Lain hal kalau ada unsur pidananya di dalamnya.

Di antaranya sekarang yang dikembangkan masalah penipuan dan lain-lain, itu yang ditelusuri,” katanya.

Sebelumnya, keberadaan “Keraton Agung Sejagat” di Purworejo, Jawa Tengah, membuat heboh masyarakat.

Ciro Kemas Hat-trick di Olimpico, SS Lazio Tenggelamkan Sampdoria 5-1

Polisi menersangkakan Totok Santosa dan Fanni Aminadia yang mengaku raja dan ratu keraton tersebut.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved