Rabu, 8 April 2026

Empat Keluarga Jokowi yang Maju dalam Pilkada 2020 Beserta Alasannya

Rencana majunya keluarga Presiden RI Joko Widodo di Pilkada 2020 mendapat sorotan banyak publik.

Editor: Rival Almanaf
Tribunjateng.com/Mamdukh Adi Priyanto
Gibran bersama Ginda duduk sambil menunggu panggilan untuk fit and propert test. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO - Rencana majunya keluarga Presiden RI Joko Widodo di Pilkada 2020 mendapat sorotan banyak publik.

Dari informasi yang dihimpun Kompas.com, sedikitnya ada empat keluarga Jokowi yang akan ikut bertarung dalam Pilkada nanti.

Sejumlah nama keluarga Jokowi yang muncul itu di antaranya adalah Gibran Rakabuming Raka, Bobby Nasution, Wahyu Purwanto, hingga Doli Sinomba Siregar.

Lantas apa alasan keluarga besar Jokowi itu tertarik terjun di dunia politik.

Berikut ini fakta selengkapnya:

1. Gibran Rakabuming Raka Putra sulung Presiden Jokowi,

Bakal calon Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka blusukan ke Pasar Klewer Solo, Jawa Tengah, Senin (23/12/2019).
Bakal calon Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka blusukan ke Pasar Klewer Solo, Jawa Tengah, Senin (23/12/2019). (KOMPAS.com/LABIB ZAMANI)

Gibran Rakabuming Raka awalnya merupakan sosok yang anti politik.

Bahkan, sebelumnya ia mengaku tidak tertarik terjun ke politik seperti bapaknya karena ingin fokus menggeluti bisnis yang ditekuninya.

Seperti diketahui, suami dari Selvi Ananda itu memiliki beragam bisnis kuliner yang dijalankan.

Seperti katering Chilli Pari, Markobar, Goola, Mangkok Ku, dan lainnya.

Namun belakangan, ia justru berubah pikiran.

Dan menunjukan keseriusannya untuk maju dalam Pilkada Kota Solo, Jawa Tengah, pada 2020 nanti.

Alasannya tertarik terjun di politik, karena ingin membantu masyarakat melalui kebijakan politik yang akan dilakukan.

"Beberapa tahun terakhir ini saya mulai bertemu banyak orang. Saya beranggapan bahwa kalau begini-gini terus, orang yang bisa saya bantu itu cuma ya begini-gini saja," kata Gibran di Solo, Jawa Tengah, Jumat (1/11/2019).

"Misal saya punya CSR. Saya punya les Inggris gratis muridnya sudah ribuan. Kalau saya cuma jadi pengusaha, yang bisa saya bantu cuma ribuan saja. Kalau saya bisa masuk politik, yang bisa saya bantu ya kalau di Solo 600.000 orang melalui kebijakan saya," kata dia.

Nenek Penjual Sate di Dieng Ini Tunggui Pembeli Makan Meski Sudah Dibayar, Alasannya Bikin Tertegun

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved